Berita

Pengajian Rutin Pokjaluh Jakarta Timur Perkuat Sinergi Layani Masyarakat

Rabu, 21 Januari 2026
Dibaca 44 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kelompok Kerja Penyuluh (Pokjaluh) Kota Jakarta Timur menggelar pengajian rutin di Masjid Baitul Hijrah Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Rabu (21/1/2026). Kegiatan tersebut menjadi ajang pembinaan, penguatan kompetensi, serta silaturahmi antara para penyuluh agama dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Affan Sofwan, yang baru bertugas memimpin Kankemenag Jakarta Timur.

 

Pengajian yang diikuti para Penyuluh Agama dan pengurus Pokjaluh Kota Jakarta Timur tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan. Selain sebagai forum pembinaan keagamaan, kegiatan ini juga menjadi ruang berbagi pengalaman serta memperkuat koordinasi dalam meningkatkan kualitas layanan keagamaan kepada masyarakat.

 

Dalam sambutannya, Affan Sofwan mengenang perjalanan kariernya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dimulai dari tugas sebagai Penyuluh Agama Islam di Kecamatan Jatinegara. Pengalaman tersebut, menurutnya, memberikan pemahaman mendalam mengenai peran strategis penyuluh agama dalam menjalankan tugas-tugas Kementerian Agama di tengah masyarakat.

 

“Saya memulai perjalanan sebagai ASN dari seorang Penyuluh Agama Islam. Karena itu, saya memahami betul tugas, tantangan, dan pengabdian yang dijalankan oleh para penyuluh. Pada hakikatnya, saya juga seorang penyuluh,” ujar Affan.

 

Ia menegaskan bahwa penyuluh agama merupakan ujung tombak Kementerian Agama yang berhadapan langsung dengan masyarakat dalam memberikan bimbingan, pendampingan, edukasi, serta penguatan nilai-nilai keagamaan. Karena itu, keberadaan penyuluh memiliki peran penting dalam menjaga kehidupan beragama yang harmonis dan moderat.

 

“Penyuluh adalah wajah Kementerian Agama yang paling dekat dengan masyarakat. Melalui peran penyuluh, pesan-pesan keagamaan yang moderat, menyejukkan, dan membangun dapat tersampaikan secara langsung kepada masyarakat,” katanya.

 

Affan juga mendorong para penyuluh untuk terus meningkatkan kapasitas diri, baik dalam penguasaan ilmu keagamaan, kemampuan komunikasi, maupun pemanfaatan teknologi informasi. Menurutnya, perkembangan zaman dan dinamika sosial yang terus berubah menuntut penyuluh agama untuk semakin adaptif dalam menjalankan tugas pembinaan dan pelayanan umat.

 

Selain itu, ia mengajak para penyuluh untuk memperluas ruang-ruang dialog dan diskusi keagamaan yang konstruktif sebagai upaya memperkuat moderasi beragama serta membangun kehidupan masyarakat yang rukun dan inklusif.

 

Pengajian rutin ini sekaligus menjadi wujud komitmen Kementerian Agama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia penyuluh agama sebagai garda terdepan pelayanan keagamaan. Melalui pembinaan yang berkelanjutan, para penyuluh diharapkan semakin profesional dan mampu menjawab berbagai tantangan keagamaan di tengah masyarakat.

 

Kegiatan tersebut juga mencerminkan sinergi yang kuat antara jajaran Kankemenag Kota Jakarta Timur dan para penyuluh agama dalam mendukung program-program prioritas Kementerian Agama. Sejalan dengan arah kebijakan Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, penguatan kompetensi penyuluh terus dilakukan guna menghadirkan layanan keagamaan yang berkualitas, responsif, dan berdampak langsung bagi masyarakat.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor