Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kegiatan belajar mengajar di MTsN 5 Jakarta kembali berjalan normal setelah libur dan Hari Raya Idulfitri 1447 H. Hari pertama masuk sekolah ditandai dengan pelaksanaan apel pagi dan halal bihalal pada Senin (30/3/2026).
Kegiatan diawali dengan apel pagi yang diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Dalam apel tersebut, Kepala MTsN 5 Jakarta, Ahmad Fadilah, menyampaikan amanat terkait makna bulan Syawal sebagai momentum peningkatan kualitas diri.
Ia menjelaskan bahwa Syawal dimaknai sebagai peningkatan, sehingga diharapkan seluruh civitas madrasah dapat meningkatkan keimanan dan amal saleh setelah menjalani Ramadan.
“Syawal diharapkan menjadi momentum meningkatnya keimanan dan amal saleh seluruh warga madrasah,” ujarnya.
Selain itu, Ahmad Fadilah juga menekankan pentingnya peningkatan dalam aspek ilmu pengetahuan, akhlak, serta prestasi siswa dan guru. Ia berharap peserta didik, khususnya kelas IX, dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi di sekolah unggulan.
Ia turut mengajak seluruh unsur madrasah, mulai dari jajaran pimpinan, tenaga kependidikan, komite, orang tua, hingga siswa untuk bersama-sama meningkatkan prestasi dan kualitas madrasah.
Menurutnya, kegiatan halal bihalal menjadi sarana penting dalam mempererat silaturahmi dan membangun suasana harmonis di lingkungan madrasah. Ia menilai sikap saling memaafkan dapat memperkuat hubungan antara guru, siswa, dan orang tua.
“Dengan saling memaafkan, hubungan yang harmonis akan terjalin sehingga suasana belajar menjadi lebih kondusif,” tambahnya.
Usai apel, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi musafahah yang diiringi lantunan selawat. Para siswa berbaris secara tertib untuk bersalaman dengan kepala madrasah, dewan guru, dan tenaga kependidikan sebagai bentuk saling memaafkan.
Setelah kegiatan tersebut, siswa kembali ke kelas masing-masing untuk melakukan pembersihan ruang kelas serta menerima pembinaan dari wali kelas.
Melalui kegiatan ini, MTsN 5 Jakarta berupaya membangun kembali semangat belajar, memperkuat kebersamaan, serta menciptakan lingkungan pendidikan yang kondusif dan berkarakter pascaidulfitri.