Jakarta (Humas MTsN 41 Jakarta) — Proses wawancara calon pengurus OSIS MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta untuk periode 2025/2026 berlangsung pada Kamis (20/11/2025) di ruang kelas terpadu sebagai tahap akhir dari rangkaian seleksi kepengurusan. Wawancara ini merupakan bagian dari upaya madrasah dalam membentuk kepemimpinan siswa yang berintegritas dan berkarakter, sejalan dengan program penguatan siswa yang dijalankan Kementerian Agama.
Dalam sesi tersebut, para calon pengurus memaparkan visi, misi, serta gagasan pengembangan kegiatan kesiswaan di hadapan tim penilai yang terdiri dari pembina OSIS dan perwakilan pengurus sebelumnya. Salah satu anggota tim penilai menyampaikan bahwa proses wawancara menjadi momentum penting untuk melihat kemampuan dan kesiapan calon pemimpin muda. “Kami ingin memastikan bahwa setiap calon pengurus benar-benar paham tentang tanggung jawab organisasi dan memiliki komitmen untuk membawa perubahan positif,” ujarnya.
Para peserta terlihat serius dan percaya diri saat menjawab pertanyaan, bahkan beberapa membawa portofolio, sertifikat kegiatan, hingga contoh proyek yang pernah mereka kerjakan sebagai bukti pengalaman organisasi. Menurut salah satu pembina OSIS, penilaian tidak hanya berfokus pada kemampuan teknis, tetapi juga pada karakter dan kedewasaan siswa dalam mengambil keputusan. Ia menuturkan bahwa kepemimpinan siswa harus dibangun melalui proses yang terstruktur. “Wawancara ini membantu kami melihat bagaimana mereka memecahkan masalah, berkomunikasi, dan mengatur waktu,” katanya.
Kegiatan seleksi berlangsung lancar hingga akhir sesi, dan hasil penilaian akan diumumkan setelah seluruh proses dirampungkan. Pihak madrasah berharap kepengurusan OSIS periode 2025/2026 dapat menghadirkan inovasi, memperkuat kedisiplinan, dan menjadi teladan bagi seluruh siswa. Dengan seleksi yang ketat dan profesional, MTsN 41 menegaskan komitmennya untuk mengembangkan generasi muda yang siap berkontribusi bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.