Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — Guru MAN 7 Jakarta, Samsul Hidayat, mengikuti Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta yang diselenggarakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam DKI Jakarta pada 19–21 Mei 2026.
Kegiatan dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada 19–20 Mei 2026 dan dilanjutkan secara luring pada 21 Mei 2026 di MAN 4 Jakarta. Pelatihan tersebut diikuti 35 guru Pendidikan Agama Islam dari Madrasah Aliyah Negeri dan Madrasah Aliyah Swasta di wilayah DKI Jakarta.
Pelatihan bertujuan meningkatkan pemahaman guru mengenai implementasi Kurikulum Berbasis Cinta dan ekoteologi dalam proses pembelajaran di madrasah. Materi yang diberikan mencakup penyusunan perangkat pembelajaran, modul ajar, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, serta alur tujuan pembelajaran yang terintegrasi dengan nilai kasih sayang dan kepedulian lingkungan.
Samsul Hidayat menyampaikan bahwa pelatihan tersebut memberikan wawasan baru terkait penerapan Kurikulum Berbasis Cinta dalam kegiatan belajar mengajar.
“Target kegiatan ini adalah dapat mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta dan ekoteologi dalam pembuatan perangkat pembelajaran, modul ajar, capaian pembelajaran, tujuan pembelajaran, dan alur tujuan pembelajaran, kemudian diaplikasikan dalam proses pembelajaran,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Musyawarah Guru Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam DKI Jakarta dan para narasumber yang telah berbagi pengetahuan dan pengalaman selama pelatihan berlangsung.
Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat MAN 7 Jakarta, Nurkamila, mengatakan bahwa kegiatan tersebut sejalan dengan program Kementerian Agama Republik Indonesia dalam penguatan moderasi beragama, pendidikan karakter, dan peningkatan kompetensi guru madrasah.
Melalui pelatihan ini, MAN 7 Jakarta berharap para guru dapat menghadirkan pembelajaran yang inovatif, bermakna, serta mendukung pembentukan karakter peserta didik yang berakhlak mulia, peduli lingkungan, dan berwawasan luas.