Jakarta (Humas MTsN 29 Jakarta) --- MTsN 29 Jakarta terus memperkuat komitmennya dalam mendukung Program Madrasah Adiwiyata Nasional melalui kegiatan pengolahan sampah organik di Rumah Kompos MTsN 29 Jakarta, Senin (11/5/2026). Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala MTsN 29 Jakarta, Dr. Syamsudin, M.Pd., bersama Tim Adiwiyata, guru IPA, serta siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Kelompok Ilmiah Remaja (KIR) dan Pramuka.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 WIB itu diawali dengan proses pencacahan daun-daun kering yang dikumpulkan dari lingkungan madrasah menggunakan mesin pencacah organik. Hasil cacahan kemudian diolah menjadi bahan dasar pembuatan pupuk kompos sebagai bagian dari pengelolaan sampah berbasis edukasi lingkungan.
Setelah dicacah, daun kering dicampur dengan bahan pendukung seperti EM4 dan sekam untuk selanjutnya difermentasi hingga menjadi pupuk kompos yang siap digunakan. Program ini menjadi salah satu upaya nyata madrasah dalam mengurangi volume sampah organik sekaligus meningkatkan kesadaran lingkungan bagi peserta didik.
Kepala MTsN 29 Jakarta, Syamsudin menyampaikan apresiasi kepada seluruh warga madrasah yang aktif berpartisipasi dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan melalui kegiatan pengolahan sampah organik tersebut.
“Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar tentang pengelolaan lingkungan secara teori, tetapi juga mempraktikkannya secara langsung. Sampah daun yang sebelumnya tidak dimanfaatkan kini dapat diolah menjadi kompos yang berguna untuk penghijauan madrasah. Hal ini sejalan dengan semangat Zona Integritas dan budaya peduli lingkungan,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Madrasah juga turut mencoba mengoperasikan mesin pencacah daun serta berdialog dengan para siswa mengenai tahapan pembuatan kompos. Ia berharap hasil kompos yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk mendukung program penanaman 1.000 pohon di lingkungan MTsN 29 Jakarta serta dibagikan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kepedulian sosial madrasah.
Kegiatan pencacahan daun ini merupakan agenda rutin Tim Adiwiyata MTsN 29 Jakarta yang dilaksanakan setiap hari Senin dan Kamis. Selain menjadi sarana edukasi lingkungan, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter peserta didik yang peduli terhadap kebersihan dan pelestarian alam.
Melalui program pengolahan sampah organik yang berkelanjutan, Kamad MTsN 29 Jakarta berharap dapat mewujudkan lingkungan madrasah yang bersih, hijau, dan ramah lingkungan sekaligus mendukung terciptanya Madrasah Adiwiyata Nasional yang berbudaya lingkungan.