Kepulauan Seribu (Humas MTsN 26 Kepulauan Seribu) — MTsN 26 Kepulauan Seribu menyelenggarakan pertemuan tim pengembang untuk menyusun Rencana Strategis (Renstra) sebagai langkah penguatan tata kelola dan penetapan arah pengembangan madrasah ke depan, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan ini difokuskan pada pemetaan kondisi internal dan eksternal madrasah, meliputi analisis kekuatan, kelemahan, peluang, serta tantangan yang dihadapi, khususnya dalam menjawab dinamika pendidikan di era digital.
Dalam forum tersebut, tim perumus merumuskan sejumlah pilar utama yang akan menjadi fondasi pengembangan madrasah. Salah satunya adalah transformasi digital melalui integrasi teknologi dalam sistem pembelajaran dan administrasi guna menciptakan lingkungan belajar yang adaptif dan inovatif.
Selain itu, peningkatan kompetensi sumber daya manusia (SDM) menjadi perhatian penting melalui program pengembangan berkelanjutan bagi tenaga pendidik dan kependidikan agar mampu memenuhi standar mutu pendidikan nasional.
Pengembangan karakter siswa juga menjadi fokus utama dalam Renstra, dengan penekanan pada penguatan moderasi beragama dan akhlakul karimah sebagai ciri khas lulusan madrasah yang berintegritas.
Di sisi lain, optimalisasi sarana dan prasarana turut menjadi agenda strategis, guna menciptakan lingkungan belajar yang nyaman serta mendukung pengembangan potensi dan minat bakat siswa secara maksimal.
Ketua tim penyusun, Sudirman, menegaskan bahwa Renstra yang disusun bukan sekadar dokumen administratif, melainkan peta jalan yang menjadi acuan dalam setiap langkah pengembangan madrasah.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap langkah yang diambil oleh MTsN 26 terukur dan memiliki dampak langsung terhadap kualitas pendidikan siswa di masa depan,” ujar Sudirman.
Setelah draf awal Renstra disusun, tim akan melanjutkan dengan uji publik serta konsultasi bersama berbagai pemangku kepentingan, termasuk Komite Madrasah dan Kantor Kementerian Agama setempat, guna memperoleh masukan yang konstruktif.
Melalui penyusunan Renstra yang komprehensif dan partisipatif, MTsN 26 Kepulauan Seribu diharapkan mampu bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang unggul, kompetitif, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai religius dalam setiap aspek pembelajaran.