Jakarta (Humas MTsN 19 Jakarta Selatan) — MTsN 19 Jakarta Selatan menggelar Salat Jumat dan Salat Ghaib sebagai bentuk doa dan dukungan moral bagi para korban bencana alam di Sumatra dan Aceh, Jumat (5/12/2025). Kegiatan ibadah yang dipusatkan di Masjid Miftaahul Falaah ini dipimpin oleh Haji Ghozali selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Sarana dan Prasarana, serta diikuti oleh guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dengan penuh khidmat.
Rangkaian kegiatan ini menjadi wujud kepedulian keluarga besar madrasah terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah. Bencana yang terjadi di sejumlah wilayah Sumatra dan Aceh dilaporkan menimbulkan korban jiwa serta kerusakan, sehingga mendorong MTsN 19 Jakarta Selatan untuk ikut menyampaikan duka dan solidaritas melalui kegiatan ibadah bersama. Setelah pelaksanaan Salat Jumat usai, Salat Ghaib dilaksanakan dan diakhiri doa bersama untuk keselamatan serta ketabahan para penyintas bencana.
Dalam pesan keagamaannya, Haji Ghozali menekankan bahwa kegiatan ini bukan hanya ibadah, tetapi juga sarana membangun kepekaan sosial di lingkungan pendidikan. “Bencana yang terjadi di berbagai wilayah harus menjadi cermin bagi kita untuk meningkatkan empati dan memperkuat ikatan persaudaraan,” ujarnya. Ia juga mengajak warga madrasah untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap sesama melalui doa maupun dukungan lainnya. “Kita mungkin jauh dari lokasi kejadian, tetapi kepedulian kita insyaAllah menjadi penguat bagi saudara kita di Sumatra dan Aceh,” tambahnya.
Pelaksanaan ibadah berlangsung tertib, khusyuk, dan kondusif. Para guru menilai kegiatan semacam ini penting dilakukan sebagai bagian dari pendidikan karakter dan pembentukan kepekaan sosial bagi peserta didik. Selain memperkuat nilai religius, kegiatan ini juga mengajarkan siswa untuk peka terhadap peristiwa kemanusiaan yang terjadi di luar lingkungan mereka.
Melalui rangkaian doa bersama ini, MTsN 19 Jakarta Selatan berharap dapat memberikan dukungan spiritual kepada para korban bencana. Madrasah juga berkomitmen untuk terus menghidupkan kegiatan sosial dan keagamaan yang sejalan dengan program pendidikan karakter serta nilai kepedulian yang digalakkan oleh Kementerian Agama.