Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta resmi membuka Penerimaan Murid Baru Madrasah (PMBM) Tahun Ajaran 2026–2027 dengan sistem seleksi yang terstruktur, transparan, dan terintegrasi secara digital. Proses ini dirancang untuk menjaring calon peserta didik yang unggul secara akademik, berkarakter Islami, serta memiliki potensi prestasi di berbagai bidang.
Pendaftaran daring jalur kemitraan, asrama, dan prestasi dibuka pada 9–18 Februari 2026. Sementara itu, pendaftaran jalur madrasah dan reguler berlangsung pada 9–28 Februari 2026. Setelah tahap pendaftaran, panitia melaksanakan seleksi administrasi, pengumuman lulus berkas bagi peserta jalur kemitraan, prestasi, dan asrama, pencetakan kartu peserta, serta sosialisasi teknis pelaksanaan tes.
Tes tahap pertama untuk jalur kemitraan, asrama, dan prestasi dilaksanakan pada 21 Februari 2026 meliputi tes akademik, tes potensi belajar, serta wawancara murid dan orang tua. Hasil seleksi diumumkan pada 27 Februari 2026. Adapun pengumuman peserta jalur reguler disampaikan pada 3 Maret 2026.
Untuk jalur madrasah dan reguler, pelaksanaan tes berlangsung pada 7–8 Maret 2026 dengan materi yang sama, yaitu tes akademik, tes potensi belajar, serta wawancara murid dan orang tua. Hasil seleksi diumumkan pada 16 Maret 2026.
Tahapan selanjutnya meliputi rapat sosialisasi program pada 3 April 2026, lapor diri dan verifikasi dokumen pada 6–17 April 2026, serta Masa Ta’aruf Siswa Madrasah (Matsama) yang dijadwalkan pada Juli 2026 sebagai tahap awal pembinaan karakter murid baru.
Kepala MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta, Faizah, menegaskan bahwa PMBM menjadi pintu masuk pembentukan generasi madrasah yang unggul dan berintegritas. “PMBM ini kami rancang sebagai pintu masuk lahirnya generasi madrasah yang cerdas, religius, dan siap menghadapi tantangan abad ke-21. Proses seleksi dilakukan secara objektif, transparan, dan akuntabel,” ujar Faizah.
Ia menambahkan bahwa keberagaman jalur seleksi memberikan kesempatan yang adil bagi calon murid sesuai potensi masing-masing. “Kami membuka jalur kemitraan, prestasi, asrama, madrasah, dan reguler agar setiap anak memiliki kesempatan yang adil sesuai potensi yang dimiliki,” tambahnya.
Panitia PMBM menyampaikan bahwa seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara profesional dengan dukungan sistem digital untuk memastikan proses berjalan efektif dan efisien. Informasi resmi dapat diakses melalui layanan daring, media sosial, dan laman resmi madrasah.
Melalui PMBM Tahun Ajaran 2026–2027, MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta menghadirkan layanan pendidikan yang terbuka dan akuntabel sebagai bagian dari komitmen Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam meningkatkan mutu pendidikan madrasah bagi masyarakat.