Berita

Monitoring Dana BOS 2025, Kasubbag TU Pastikan BOS Tepat Sasaran

Selasa, 21 April 2026
Dibaca 369 kali
blog

Monev Bantuan Operasional Sekolah

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) – Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev) penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun Anggaran 2025 di Madrasah Ibtidaiyyah Swasta (MIS) Ash-Shiddiqin pada Senin (20/04/2026) guna memastikan pengelolaan anggaran negara berjalan akuntabel, efektif, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan madrasah.

 

Kegiatan monev dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Mursidih, yang didampingi oleh pelaksana Seksi Pendidikan Madrasah (Penmad), Kukuh Adhi Wibowo dan Fanni F. Singgih. Selain melakukan evaluasi administrasi, tim juga memberikan pendampingan dalam penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dana BOS Tahun 2025 agar sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Mursidih menegaskan bahwa program BOS yang dikelola Kementerian Agama merupakan instrumen strategis dalam mendukung operasional madrasah, khususnya dalam menciptakan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berdaya saing. “Melalui monev ini, kami memastikan bahwa setiap rupiah dana BOS benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan peningkatan mutu pembelajaran dan kesejahteraan peserta didik,” ujarnya.

 

Dalam kunjungannya, Mursidih juga menyapa salah satu siswa berprestasi, Zimal Asafin Hartanto, siswa kelas 4 MIS Ash-Shiddiqin yang telah menghafal seluruh surat dalam Juz 30. Zimal sebelumnya meraih Juara 2 kategori Musabaqah Hifzhil Qur’an (MHQ) pada ajang Jakarta Madrasah Competition 2025.

Di hadapan tim monev, Zimal melantunkan bacaan QS. An-Naba dengan tajwid, fashohah, dan irama yang baik. Mursidih memberikan apresiasi atas capaian tersebut dan menilai bahwa prestasi siswa merupakan salah satu indikator keberhasilan pengelolaan pendidikan di madrasah.

“Ini menjadi bukti bahwa pengelolaan dana BOS yang baik turut menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, sehingga mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang berprestasi,” ungkapnya.

 

Sementara itu, Kepala MIS Ash-Shiddiqin, Romdiyah, menyambut baik pelaksanaan monev tersebut. Ia menilai pendampingan yang dilakukan secara berkala sangat membantu madrasah dalam memastikan penggunaan dana BOS sesuai dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

 

“Terima kasih kepada Kankemenag Jakarta Utara dan Seksi Penmad atas pembinaan ini. Insya Allah amanah dana BOS akan kami kelola sebaik mungkin untuk meningkatkan kualitas layanan pendidikan di madrasah,” tuturnya.

 

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama terus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan tata kelola pendidikan yang profesional dan berdampak nyata bagi masyarakat. Program BOS tidak hanya menjadi dukungan operasional, tetapi juga menjadi motor penggerak lahirnya generasi unggul yang berkarakter dan berakhlak mulia.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor