Jakarta (Humas MIN 4 Jakarta Selatan) — MIN 4 Jakarta Selatan menggelar kegiatan doa bersama bagi seluruh siswa kelas VI dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA), Selasa (21/4/2026). Kegiatan ini berlangsung di mushola madrasah sebagai bagian dari ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran dan hasil terbaik.
Doa bersama dibuka langsung oleh Kepala MIN 4 Jakarta Selatan, Hery Purnawan. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesiapan tidak hanya dari sisi akademik, tetapi juga mental dan spiritual bagi para siswa.
Menurutnya, keseimbangan antara usaha belajar dan doa menjadi kunci dalam menghadapi ujian. Ia berharap para siswa dapat mengikuti TKA dengan rasa percaya diri dan ketenangan.
“Kegiatan doa bersama ini merupakan bentuk ikhtiar kita kepada Allah SWT agar seluruh siswa kelas VI diberikan kemudahan, kesehatan, serta hasil terbaik dalam Tes Kemampuan Akademik. Semoga usaha yang telah dilakukan selama ini membuahkan hasil yang membanggakan,” ujar Hery Purnawan.
Selanjutnya, doa bersama dipandu oleh Amat Sarifudin dengan penuh khidmat. Seluruh siswa mengikuti rangkaian doa secara tertib dan sungguh-sungguh, mencerminkan keseriusan mereka dalam memohon kelancaran menghadapi ujian.
Suasana mushola tampak hening dan penuh kekhusyukan. Para siswa terlihat larut dalam doa, menaruh harapan besar agar diberikan kemudahan serta keberkahan dalam mengerjakan setiap soal ujian.
Salah satu siswa kelas VI, Qisya, mengaku merasa lebih tenang setelah mengikuti kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa doa bersama memberikan motivasi tambahan dalam menghadapi TKA.
“Saya merasa lebih siap dan tidak terlalu gugup setelah mengikuti doa bersama. Semoga saya dan teman-teman bisa mengerjakan soal dengan lancar dan mendapatkan hasil yang terbaik,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, pihak madrasah berharap siswa kelas VI dapat semakin siap secara menyeluruh, baik dari aspek akademik, mental, maupun spiritual. Kegiatan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai religius serta mempererat kebersamaan antar siswa menjelang pelaksanaan ujian.
Doa bersama tersebut menjadi wujud komitmen madrasah dalam mendukung keberhasilan peserta didik, tidak hanya melalui pembelajaran di kelas, tetapi juga melalui penguatan karakter dan spiritualitas.