Jakarta (Humas MIN 14 Jakarta) — MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif mengikuti kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), launching Gerakan Jakarta Berwakaf, serta buka puasa bersama Menteri Agama Republik Indonesia yang mengangkat tema “Ramadan Momentum Refleksi Diri & Peningkatan Kinerja Berdampak”, Senin (09/03/2026). Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Agama tersebut diikuti oleh jajaran madrasah melalui sambungan Zoom Meeting dari lingkungan madrasah.
Kegiatan pembinaan dilaksanakan sebagai bagian dari program Kementerian Agama dalam memperkuat integritas dan meningkatkan kualitas kinerja ASN di lingkungan madrasah dan satuan kerja keagamaan. Momentum Ramadan dimanfaatkan untuk memperkuat nilai spiritual sekaligus mendorong peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam pembinaan tersebut disampaikan bahwa ASN Kementerian Agama diharapkan tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga mampu menghadirkan kinerja yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Nilai kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian sosial menjadi penekanan dalam kegiatan yang diikuti secara nasional oleh jajaran Kementerian Agama.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan peluncuran Gerakan Jakarta Berwakaf sebagai upaya mendorong partisipasi masyarakat dalam pengembangan wakaf produktif. Program tersebut diharapkan dapat memperkuat solidaritas sosial serta memberikan manfaat berkelanjutan bagi umat melalui pengelolaan wakaf yang lebih luas.
Usai mengikuti rangkaian kegiatan secara daring, MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif melanjutkan kegiatan dengan penyerahan bakti sosial serta santunan kepada anak yatim dan kaum dhuafa di sekitar lingkungan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi bentuk tindak lanjut dari arahan pembinaan agar nilai kepedulian sosial diwujudkan dalam tindakan nyata.
Kepala MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif, Ru’yat Ismail, mengatakan bahwa pembinaan ASN yang dilaksanakan Kementerian Agama memberikan penguatan moral sekaligus motivasi bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan, “Melalui kegiatan ini kita diingatkan bahwa tugas sebagai ASN bukan hanya menjalankan pekerjaan, tetapi juga menghadirkan manfaat bagi sesama. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat kepedulian sosial dan meningkatkan kinerja yang berdampak,” ujar Ru’yat Ismail.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai yang disampaikan dalam pembinaan akan terus diterapkan dalam kegiatan di madrasah, baik dalam proses pendidikan maupun pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, melalui penguatan spiritual dan peningkatan kinerja, madrasah di bawah Kementerian Agama diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam membentuk generasi yang berakhlak serta memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.