Jakarta (Humas MAN 9 Jakarta) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 9 Jakarta Timur menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing madrasah melalui partisipasi aktif dalam Presentasi Kontrak Prestasi Madrasah Tahun 2026 yang diselenggarakan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta. Kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengakselerasi capaian kinerja berbasis kualitas sumber daya manusia (SDM), inovasi program, dan penguatan tata kelola madrasah.
Kegiatan berlangsung pada Rabu (15/4/2026) di Hotel Harper MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, dan diikuti oleh perwakilan madrasah dari seluruh jenjang, mulai dari MIN, MTsN hingga MAN se-DKI Jakarta. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat Kanwil Kemenag DKI Jakarta, antara lain Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Viola Cempaka, Ketua Tim Kerja Guru Anang Setiawan, Ketua Tim Kerja Kelembagaan dan Informasi Lembaga Achmad Hery Fathurrahman, Kasi Pendis Kankemenag Kepulauan Seribu Sutama, serta Pengawas Madrasah Rusda.
Paparan Kontrak Prestasi MAN 9 Jakarta Timur disampaikan oleh Kepala Madrasah Pramesti Indraningsih bersama Kepala Urusan Tata Usaha Agus Afwullah. Dalam paparannya, disampaikan berbagai program prioritas yang berfokus pada peningkatan prestasi akademik dan non-akademik, penguatan karakter peserta didik, serta pengembangan program unggulan madrasah.
Kepala Bidang Penmad Kanwil Kemenag DKI Jakarta, Viola Cempaka, menyampaikan apresiasi atas potensi besar yang dimiliki MAN 9 Jakarta Timur. Menurutnya, kualitas SDM guru dan peserta didik di madrasah tersebut telah menunjukkan capaian hingga tingkat nasional.
“MAN 9 memiliki potensi SDM yang sangat baik. Dengan struktur organisasi yang relatif ramping, madrasah ini memiliki keunggulan dalam akselerasi program. Ini menjadi modal penting untuk melaju lebih cepat sebagai madrasah unggulan,” ujar Viola.
Ia juga menekankan pentingnya penguatan sistem pendukung, termasuk pengembangan talent scouting bagi guru dan siswa, serta optimalisasi program kelas internasional seperti Cambridge agar prestasi madrasah terus meningkat secara berkelanjutan.
Senada dengan hal tersebut, Achmad Hery Fathurrahman menegaskan pentingnya penetapan target prestasi yang terukur. “MAN 9 harus menjadi yang terbaik di Jakarta Timur. Optimalisasi potensi peserta didik perlu didorong, bahkan ditargetkan satu siswa mampu meraih beberapa prestasi juara,” ungkapnya.
Hery juga mengingatkan pentingnya penguatan Zona Integritas melalui penyusunan dan implementasi Standar Operasional Prosedur (SOP) yang sistematis dan berkelanjutan sebagai bagian dari tata kelola madrasah yang akuntabel.
Sementara itu, Anang Setiawan menyoroti pentingnya memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak guna mendukung keberhasilan program madrasah. Menurutnya, kolaborasi eksternal, termasuk dengan komite madrasah, dapat menjadi penguat dalam aspek pembiayaan dan pengembangan program.
Pengawas Madrasah, Artati Ismailia, turut memberikan motivasi agar MAN 9 Jakarta Timur semakin percaya diri dalam mengembangkan potensinya. Ia mendorong peningkatan partisipasi dalam berbagai ajang kompetisi, termasuk lomba berbasis digital, serta penguatan dukungan anggaran untuk kegiatan pembinaan.
Dukungan juga disampaikan oleh Ketua Komite MAN 9 Jakarta, Marsela, yang menegaskan komitmen komite dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, termasuk dalam pembinaan guru.
Melalui sinergi yang kuat antara madrasah, pemangku kepentingan, dan dukungan kebijakan Kementerian Agama, MAN 9 Jakarta Timur optimistis mampu mewujudkan madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter, sejalan dengan visi pembangunan pendidikan madrasah yang berkualitas dan berkelanjutan.