Berita

MAN 7 Jakarta Gelar Kajian QS Al-Baqarah Ayat 144

Rabu, 28 Januari 2026
Dibaca 24 kali
blog

Kajian QS Al-Baqarah Ayat 144 di lapangan madrasah pada Rabu, (28/1/2026)

Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — MAN 7 Jakarta menggelar kajian ayat Al-Qur’an QS Al-Baqarah ayat 144 pada Rabu, (28/01/2026), di Masjid Daaruth Thalibin. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dan dihadiri Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, serta staf humas MAN 7 Jakarta.

 

Kajian disampaikan oleh penceramah Saat Syafaat yang mengulas makna historis dan teologis peristiwa perubahan arah kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram. Materi disampaikan secara sistematis untuk memberikan pemahaman kepada peserta didik mengenai latar belakang turunnya QS Al-Baqarah ayat 144.

 

Dalam pemaparannya, Saat Syafaat menjelaskan bahwa peristiwa perubahan arah kiblat terjadi pada bulan Syaban dan menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. “Bulan Syaban terdapat peristiwa besar, yaitu berpindahnya arah kiblat dari Masjidil Aqsa ke Masjidil Haram,” ujarnya.

 

Ia juga menguraikan alasan awal umat Islam berkiblat ke Masjidil Aqsa. Menurutnya, kondisi Masjidil Haram yang saat itu masih dipenuhi berhala menjadi salah satu pertimbangan, selain upaya mengajak kaum Yahudi dan Nasrani untuk mengenal kenabian Nabi Muhammad SAW.

 

Penjelasan kajian diperkuat oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Sukron Makmun, yang menyampaikan keterangan historis terkait Masjid Qiblatain. Ia menjelaskan bahwa Rasulullah SAW menerima perintah perubahan arah kiblat ketika sedang melaksanakan salat Asar bersama para sahabat, “Masjid Qiblatain menjadi saksi perubahan arah kiblat, di mana Rasulullah SAW mengubah arah salat pada dua rakaat terakhir dari Masjidil Aqsa menuju Masjidil Haram,” jelasnya.

 

Kegiatan kajian Al-Qur’an ini merupakan bagian dari pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara rutin di MAN 7 Jakarta. Program tersebut sejalan dengan upaya Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam memperkuat pendidikan keimanan, pemahaman keislaman, dan pembentukan karakter peserta didik di lingkungan madrasah.

 

Melalui kegiatan ini, peserta didik mendapatkan pemahaman tentang sejarah Islam sekaligus penguatan nilai ketaatan dan keimanan dalam kehidupan sehari-hari.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor