Jakarta (Humas MAN 3 Jakarta Pusat) — MAN 3 Jakarta Pusat menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional dengan meraih medali emas kategori teknologi pada ajang World Youth Invention and Innovation Award (WYIIA) 2025 (14–17 Oktober 2025) di BG Junction Mall, Surabaya, Jawa Timur.
Kompetisi bergengsi ini digelar oleh Student Achievement Center (SAC) Dinas Pendidikan Jawa Timur bekerja sama dengan Indonesia Young Scientists Association (IYSA). Sebanyak 354 tim dari 16 negara berpartisipasi, termasuk Indonesia, Korea Selatan, Kanada, Thailand, Malaysia, hingga Arab Saudi. Ajang ini dilaksanakan secara hybrid, menggabungkan format daring dan luring.
Tim MAN 3 Jakarta Pusat tampil dengan inovasi berjudul RWS (Recorded Warning Sign), alat yang dirancang untuk membantu pengendara, khususnya wanita, agar tidak lupa menyalakan lampu sein saat berkendara. Inovasi ini dinilai memiliki nilai guna tinggi serta relevan dengan keselamatan lalu lintas modern.
Anggota tim terdiri dari enam siswa, yakni Talita Fawnia Zuhrah (12.3), Renaldi Ofriyanto (10.3), Sarah Nurul Indriani (12.7), Balques Nirbita Malka (11.4), Khadijah Jelita Puri (10.2), dan Namirah Indriasilmi Athaya (11.5). Mereka menjalani persiapan intensif selama dua bulan, meliputi perancangan alat, pengujian teknis, penyusunan laporan riset, dan pelatihan presentasi berbahasa Inggris.
Guru pembina, Satrio Ramadhan, mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian tersebut. “Kemenangan ini menunjukkan bahwa siswa madrasah mampu bersaing di tingkat global dengan ide-ide inovatif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Jakarta Pusat, Iik Zakki Mubarok, menyatakan apresiasi mendalam. Ia menegaskan bahwa prestasi ini membuktikan madrasah kini mampu bertransformasi menjadi lembaga pendidikan yang unggul dalam bidang sains dan teknologi selain keagamaan.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 3 Jakarta Pusat dalam mengembangkan budaya riset dan inovasi di lingkungan madrasah.