Jakarta (Humas MAN 11 Jakarta) — MAN 11 Jakarta Selatan kembali mengukir prestasi membanggakan di bidang akademik dengan meraih delapan medali pada ajang Senior High School Olympiad (SHSO) 2026 Tingkat Provinsi yang diselenggarakan di SMA Regina Pacis Jakarta. Kompetisi yang mempertemukan peserta didik terbaik jenjang SMA dan MA se-DKI Jakarta tersebut menjadi ajang pembuktian kemampuan akademik sekaligus daya saing madrasah dalam bidang sains dan ilmu pengetahuan.
Pada kompetisi yang digelar Sabtu (25/4/2026) tersebut, kontingen MAN 11 Jakarta Selatan berhasil membawa pulang lima medali perak dan tiga medali perunggu dari berbagai cabang olimpiade.
Peraih medali perak terdiri atas Rajesta Junila Pratisena (Matematika), Girnie Sharfina Alma Natasha (Biologi), Muhammad Fardhan Dzaki Mubarak (Biologi), Ashilah Anastasya Putri (Ekonomi), dan Qais Aditya Zahra (Geografi). Sementara itu, medali perunggu diraih Muhammad Antara (Matematika), Niyaza Kazim Syathir (Biologi), serta Fathir Fajar Anugrah (Informatika).
Keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembinaan akademik yang berkesinambungan melalui pendampingan intensif oleh guru pembimbing, Elpiana dan Meidita Sari. Melalui latihan yang terstruktur, penguatan materi, serta pendampingan selama proses persiapan hingga pelaksanaan kompetisi, para peserta didik mampu menunjukkan kemampuan terbaiknya dan bersaing secara kompetitif dengan peserta dari berbagai sekolah unggulan.
Kepala MAN 11 Jakarta Selatan, Halimatussa'diyah, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas capaian yang diraih para peserta didik. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam proses pembinaan.
"Alhamdulillahirabbil 'alamin, prestasi ini merupakan anugerah sekaligus buah dari kerja keras para peserta didik, dedikasi guru pembimbing, dukungan orang tua, serta sinergi seluruh warga madrasah. Selamat kepada seluruh peraih prestasi yang telah mengharumkan nama MAN 11 Jakarta Selatan. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus belajar, berprestasi, dan melangkah menuju kompetisi tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik melalui budaya belajar yang disiplin, inovatif, dan berkarakter.
Prestasi kontingen MAN 11 Jakarta Selatan juga mendapat dukungan penuh dari Komite Madrasah yang secara konsisten mendukung berbagai program pengembangan prestasi peserta didik, termasuk pembinaan olimpiade. Sinergi antara madrasah, komite, guru, orang tua, dan peserta didik menjadi modal penting dalam membangun ekosistem pendidikan yang kondusif bagi lahirnya generasi unggul dan berdaya saing.
Ke depan, MAN 11 Jakarta Selatan berkomitmen terus meningkatkan kualitas pembinaan akademik melalui program kelas olimpiade, penguatan riset, budaya literasi, serta kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi dan lembaga pendidikan. Prestasi pada SHSO 2026 diharapkan menjadi motivasi untuk meraih capaian yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional, sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan madrasah yang maju, bermutu, dan mendunia.