Jakarta (Humas MTsN 32 Jaksel) — Sebanyak 47 siswa MTsN 32 Jakarta mengikuti kegiatan kunjungan edukatif ke Museum Kebangkitan Nasional pada Rabu (10/12/2025) sebagai bagian dari program pembelajaran berbasis pengalaman yang digagas Kementerian Agama melalui satuan pendidikan madrasah. Kegiatan yang didampingi guru dan wali kelas ini bertujuan memperluas wawasan sejarah sekaligus menumbuhkan kecintaan peserta didik terhadap perjalanan bangsa Indonesia.
Selama kunjungan, peserta didik mempelajari sejarah dunia pendidikan Indonesia dengan menelusuri Gedung STOVIA yang berdiri sejak 1902 serta mengenal peran tokoh-tokoh pergerakan nasional seperti dr. Wahidin Sudirohusodo dan dr. Cipto Mangunkusumo. Melalui penjelasan pemandu museum, siswa juga memahami lahirnya organisasi Boedi Oetomo sebagai pemicu tumbuhnya kesadaran kebangsaan. Secara tidak langsung, kegiatan ini memperkaya pemahaman siswa tentang hubungan sejarah pendidikan, politik etis, dan munculnya generasi terdidik di Indonesia.
Kegiatan dilanjutkan dengan menyaksikan pertunjukan teater Festival BudamFest yang mengangkat legenda Malin Kundang dengan sentuhan budaya Jawa. Pertunjukan tersebut memberikan pengalaman seni dan budaya yang memperkuat pemahaman nilai moral dan etika dalam kisah rakyat Indonesia. Salah satu peserta didik, Gwen Anindita, mengaku mendapatkan pengalaman baru dari kegiatan tersebut. “Seru banget. Dari pertunjukan ini aku jadi lebih paham makna cerita Malin Kundang, tidak hanya dari buku,” ujarnya.
Pihak madrasah menilai kunjungan edukatif ini memberikan dampak positif bagi pembentukan karakter dan wawasan kebangsaan peserta didik. MTsN 32 Jakarta mengapresiasi kedisiplinan siswa serta peran guru dan wali kelas yang mendampingi kegiatan dengan penuh tanggung jawab. Melalui program ini, Kementerian Agama menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembelajaran yang kontekstual, bermakna, dan berdampak nyata bagi penguatan karakter generasi muda.