Berita

Kepala KanKemenag Jakarta Timur : Madrasah Kini Jadi Pilihan Utama Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026
Dibaca 105 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Affan Sofwan, menegaskan bahwa madrasah kini semakin dipercaya masyarakat dan tidak lagi dipandang sebagai pilihan alternatif dalam dunia pendidikan. Hal tersebut disampaikannya saat memberikan arahan pada Rapat Kerja MTsN 14 Jakarta, Rabu (24/6/2026).

 

Menurut Affan, meningkatnya minat masyarakat terhadap madrasah, yang tercermin dari tingginya antusiasme pada proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), menjadi indikator kuat bahwa madrasah telah memperoleh tempat yang strategis di tengah masyarakat. Seiring dengan meningkatnya kepercayaan tersebut, madrasah juga memikul tanggung jawab yang semakin besar dalam menyiapkan generasi masa depan.

 

“Madrasah tidak lagi menjadi alternatif pilihan masyarakat. Begitu besar kepercayaan masyarakat kepada madrasah, dan begitu berat pula tanggung jawab yang harus kita emban,” ujar Affan.

 

Ia menekankan bahwa tugas madrasah tidak hanya sebatas meluluskan peserta didik, tetapi juga membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kekuatan karakter. Menurutnya, keberhasilan madrasah harus diukur dari kemampuannya melahirkan lulusan yang berilmu, berakhlak mulia, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

 

“Madrasah bukan sekadar meluluskan siswa, tetapi melahirkan generasi yang berilmu dan berakhlak,” tegasnya.

 

Affan menjelaskan bahwa peserta didik madrasah memperoleh kompetensi akademik yang setara dengan sekolah umum, sekaligus mendapatkan penguatan pendidikan agama sebagai nilai tambah yang menjadi keunggulan madrasah. Karena itu, madrasah memiliki peran strategis dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.

 

“Peserta didik madrasah mendapatkan seluruh kompetensi yang diajarkan di sekolah umum, ditambah penguatan pendidikan agama yang menjadi fondasi penting dalam kehidupan mereka,” ungkapnya.

 

Lebih lanjut, Affan mengingatkan pentingnya integrasi antara ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) dengan iman dan takwa (IMTAQ) dalam proses pendidikan. Menurutnya, kemajuan akademik harus berjalan beriringan dengan pembinaan spiritual agar peserta didik mampu menghadapi tantangan zaman secara utuh.

 

“Kita tidak hanya membuat peserta didik cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara spiritual. Keduanya wajib diintegrasikan agar lahir generasi yang unggul dan berkarakter,” katanya.

 

Dalam kesempatan tersebut, Affan juga mengajak para guru dan tenaga kependidikan untuk terus meningkatkan kompetensi serta memperkuat peran sebagai teladan bagi peserta didik. Guru, menurutnya, tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga membimbing pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik.

 

“Jadilah pendidik yang baik dan memiliki pemahaman keagamaan yang kuat, sehingga mampu membimbing peserta didik dalam aspek akademik maupun pembentukan karakter,” pesannya.

 

Arahan tersebut menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam memperkuat peran madrasah sebagai lembaga pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing. Melalui penguatan kualitas pembelajaran, karakter, serta nilai-nilai keagamaan, madrasah diharapkan terus melahirkan generasi yang cerdas, berintegritas, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor