Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Utara) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mawardi Abdul Gani, mendorong MTs Negeri 38 Jakarta untuk terus meningkatkan mutu pendidikan dan memperkuat ciri khas madrasah seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap pendidikan madrasah. Hal itu disampaikan saat menjadi narasumber pada Rapat Kerja MTsN 38 Jakarta yang diikuti seluruh guru, tenaga kependidikan, dan karyawan, Rabu (8/7/2026).
Mawardi menyampaikan bahwa tingginya kepercayaan masyarakat kepada madrasah harus diimbangi dengan peningkatan kualitas di berbagai aspek, mulai dari kompetensi guru dan tenaga kependidikan, penguatan sarana dan prasarana, hingga peningkatan prestasi peserta didik.
"Sarana dan prasarana madrasah negeri saat ini tentunya lebih unggul. Kondisi ini harus dipertahankan sembari terus meningkatkan kompetensi guru dan tenaga kependidikan serta prestasi peserta didik," ujar Mawardi.
Melalui forum rapat kerja tersebut, Mawardi berharap seluruh civitas madrasah mampu melahirkan berbagai gagasan kreatif dan program unggulan yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas layanan pendidikan, sehingga madrasah semakin dipercaya dan dirindukan masyarakat.
Dalam arahannya, Mawardi juga mendorong penguatan pembinaan tilawah Al-Qur'an sebagai salah satu karakteristik pendidikan madrasah. Menurutnya, peserta didik tidak hanya perlu mampu membaca Al-Qur'an dengan baik dan benar, tetapi juga memiliki kemampuan membaca dengan seni tilawah menggunakan tujuh irama dasar (nagham).
Ia menilai pengembangan kemampuan tilawah dapat menjadi nilai tambah bagi peserta didik sekaligus memperkuat identitas madrasah. Kemampuan tersebut juga dapat membuka peluang bagi siswa untuk berprestasi pada berbagai ajang, seperti Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ), serta memberikan manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Untuk mendukung program tersebut, Mawardi mengajak madrasah menjalin kolaborasi dengan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur'an (LPTQ). Menurutnya, pembinaan secara berkelanjutan oleh para ahli tilawah akan membantu mengembangkan potensi peserta didik yang memiliki bakat di bidang seni baca Al-Qur'an.
"Inovasi pembelajaran perlu terus dikembangkan agar proses pendidikan di madrasah semakin menarik sekaligus memperkuat keunggulan madrasah dalam literasi keagamaan," ungkapnya.
Menutup arahannya, Mawardi menegaskan bahwa rapat kerja merupakan momentum strategis untuk mengevaluasi capaian program, menetapkan rencana kerja yang lebih efektif, serta menyusun tindak lanjut sebagai upaya mewujudkan madrasah yang unggul, berdaya saing, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.