Berita

Kemenag Jakarta Utara Dukung Penguatan Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama di Vihara Dhammacakka Jaya

Senin, 13 April 2026
Dibaca 438 kali
blog

Persiapan kegiatan Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama (IKsUB)

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) --- Penyelenggara Buddha Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Mugiyanto, mengikuti kegiatan persiapan Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama (IKsUB) yang dilaksanakan di Vihara Jakarta Dhammacakka Jaya Sunter, Jakarta Utara, Senin (13/4/2026).

 

Kegiatan ini merupakan bagian dari inisiatif Kementerian Agama RI melalui Balai Penelitian dan Pengembangan Agama Jakarta, di bawah Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, dalam rangka mengukur sejauh mana nilai-nilai agama terimplementasi dalam kehidupan sosial masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersebut, Mugiyanto bersama Penyuluh Agama Buddha, Wahyono, mendampingi tim peneliti dari Balitbang yang melakukan wawancara terhadap 40 responden umat Buddha untuk memotret tingkat kesalehan sosial di tengah masyarakat.

 

“Kami mendampingi pihak Balitbang dalam rangka mengukur iman (sadha) dan bakti umat Buddha dalam kehidupan sosial,” ujarnya.

 

Ia menjelaskan bahwa Indeks Kesalehan Sosial Umat Beragama (IKsUB) merupakan instrumen penting yang digunakan untuk melihat sejauh mana ajaran agama diinternalisasi dalam perilaku sosial umat beragama di Indonesia.

 

Menurutnya, pengukuran ini tidak hanya menilai aspek ritual keagamaan, tetapi juga menekankan pada dampak sosial dari praktik keberagamaan di tengah masyarakat.

 

“Indeks ini juga membedakan perilaku sosial yang bersumber dari nilai agama dengan perilaku yang mungkin dipengaruhi faktor lain di luar ajaran agama,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, IKsUB mencakup lima dimensi utama, yaitu kepedulian sosial, relasi antarmanusia, etika dan budi pekerti, pelestarian lingkungan, serta kepatuhan terhadap aturan negara.

 

Mugiyanto berharap hasil pengukuran ini dapat menjadi bahan evaluasi dan penguatan pembinaan umat beragama ke depan agar semakin harmonis dan berkontribusi positif bagi kehidupan bermasyarakat.

 

“Hasil dari kegiatan ini akan menjadi rujukan evaluasi. Harapannya, kesalehan sosial umat beragama semakin meningkat dan memberikan dampak yang lebih baik bagi lingkungan sosial,” pungkasnya.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor