Berita

KanKemenag Jakarta Utara Gelar Kultum Ramadan di Masjid Al-Ikhlas

Kamis, 5 Maret 2026
Dibaca 419 kali
blog

Kuliah Ramadhan

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara menyelenggarakan kegiatan Kultum Ramadan (Kurma) 1447 H di Masjid Al-Ikhlas pada Rabu (04/03/2026). Kegiatan diikuti oleh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Kankemenag Jakarta Utara sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan selama bulan Ramadan.

 

Kultum menghadirkan Ustadz Nasihin Zein, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Cilincing, yang menyampaikan tausiah tentang sabar dan syukur dalam menjalankan ibadah puasa. Kegiatan tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan selama Ramadan untuk memberikan penguatan pemahaman keagamaan kepada pegawai di lingkungan Kementerian Agama.

 

Dalam tausiahnya, Nasihin Zein membuka materi dengan menyampaikan perkataan sahabat Ibnu Mas’ud tentang keimanan. Ia mengatakan, “Al-imanu nishfaani, nisfun shobrun wa nisfun syukrun,” yang berarti iman terdiri dari dua bagian, yaitu separuh kesabaran dan separuh rasa syukur. Menurutnya, nilai kesabaran dan syukur menjadi bagian penting dalam menjalankan ibadah puasa.

 

Nasihin juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa puasa memiliki hubungan erat dengan kesabaran sebagaimana dijelaskan dalam kitab para ulama. Ia mengutip pendapat Imam Al-Ghazali yang menyebutkan bahwa puasa merupakan bagian dari kesabaran, sedangkan kesabaran merupakan bagian dari keimanan.

 

Ia menambahkan bahwa orang yang mampu bersabar dalam menjalankan ibadah akan mendapatkan pahala dari Allah SWT tanpa batas, “Bagi orang-orang yang bersabar, Allah akan memberikan pahala tanpa hitungan. Karena itu, kita perlu bersyukur masih diberi kemampuan menjalankan puasa,” ujar Nasihin saat menyampaikan penjelasan dengan mengutip makna ayat Al-Qur’an.

 

Dalam penjelasannya, Nasihin menyebutkan bahwa ibadah puasa memiliki tujuan untuk memperoleh rahmat, ampunan, dan perlindungan dari siksa. Ia menjelaskan bahwa rahmat Allah menjadi jalan bagi manusia untuk mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat. Ia juga menyampaikan bahwa amal ibadah dilakukan sebagai bentuk ikhtiar untuk mendapatkan rahmat Allah SWT.

 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan secara tidak langsung bahwa kultum Ramadan merupakan bagian dari program pembinaan rohani bagi pegawai. Program tersebut disusun untuk menjaga kedisiplinan ibadah sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan kerja selama bulan Ramadan.

 

Pelaksanaan kultum yang diikuti oleh pejabat struktural, penyuluh agama, dan pegawai menjadi bagian dari kegiatan pembinaan yang rutin dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini juga menjadi sarana penyampaian materi keagamaan yang relevan dengan pelaksanaan ibadah selama Ramadan.

 

Melalui kegiatan pembinaan keagamaan di lingkungan Kementerian Agama, masyarakat mendapatkan layanan penyuluhan dan penguatan nilai-nilai agama melalui peran penyuluh dan aparatur keagamaan. Program tersebut menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Kementerian Agama dalam memberikan pembinaan keagamaan yang berdampak langsung bagi masyarakat, baik melalui kegiatan di kantor maupun di lingkungan masjid dan majelis taklim.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor