Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur terus memperkuat kualitas verifikasi data keagamaan melalui pemanfaatan Early Warning System (EWS) Si-Rukun sebagai instrumen pemantauan dini dinamika kehidupan beragama. Upaya tersebut diwujudkan dengan keikutsertaan perwakilan Subbagian Kerukunan Umat Beragama (KUB), Nurjayadi, dalam Rapat Koordinasi EWS Si-Rukun yang diselenggarakan secara virtual melalui Zoom, Kamis (2/7/2026).
Rapat koordinasi bertujuan meningkatkan kapasitas verifikator lapangan dalam menghasilkan data yang valid, akurat, dan berkualitas sebagai dasar pengambilan kebijakan di bidang kerukunan umat beragama.
EWS Si-Rukun merupakan sistem peringatan dini berbasis digital yang dikembangkan Kementerian Agama untuk mendeteksi, memantau, dan memetakan potensi dinamika sosial keagamaan di tengah masyarakat. Melalui sistem ini, informasi dapat diperoleh secara cepat dan aktual sehingga potensi gesekan sosial maupun isu keagamaan dapat diantisipasi sejak dini.
Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama Kementerian Agama RI, H. M. Adib Abdushomad, menegaskan bahwa penerapan EWS merupakan langkah strategis dalam memperkuat upaya pencegahan konflik serta menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia.
"EWS merupakan upaya Kementerian Agama RI untuk mencegah terjadinya konflik antarumat maupun intern umat beragama. Saat ini terdapat tiga provinsi yang menjadi pilot project aplikasi EWS, yakni DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Barat," ujarnya.
Menurutnya, penguatan kemampuan verifikator menjadi faktor penting agar proses pemantauan di daerah berlangsung secara responsif, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Data yang akurat akan mendukung pengambilan keputusan yang tepat dalam menjaga stabilitas sosial dan kehidupan keagamaan.
Pemanfaatan EWS Si-Rukun juga menjadi bagian dari implementasi program prioritas Kementerian Agama dalam penguatan Moderasi Beragama. Melalui sistem digital tersebut, pemerintah dapat memperoleh informasi yang komprehensif untuk merumuskan langkah-langkah preventif, sekaligus memperkuat upaya menjaga toleransi, harmoni, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Kankemenag Kota Jakarta Timur berkomitmen mendukung optimalisasi EWS Si-Rukun melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan kualitas verifikasi data. Langkah ini diharapkan semakin memperkuat deteksi dini terhadap berbagai dinamika keagamaan serta mendukung terwujudnya kehidupan masyarakat yang rukun, damai, dan harmonis.