Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Barat) — Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat menggelar rapat koordinasi bersama pimpinan madrasah negeri jenjang MIN, MTsN, dan MAN se-Kota Jakarta Barat di Aula Wijaya Kusuma pada Kamis (7/5/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan tata kelola pendidikan madrasah serta optimalisasi program prioritas Kementerian Agama.
Rapat koordinasi tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Barat, Saiful Amri, Kepala Subbagian Tata Usaha, Masturo, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Rochmadi, serta para kepala madrasah dari seluruh satuan kerja negeri di wilayah Jakarta Barat.
Kepala Subbagian Tata Usaha, Masturo, menyampaikan bahwa terdapat sejumlah agenda penting yang dibahas dalam kegiatan tersebut, di antaranya persiapan sukses Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, penguatan prestasi madrasah melalui kompetisi akademik dan nonakademik, serta peningkatan mutu pendidikan madrasah secara berkelanjutan.
Menurutnya, kompetisi menjadi salah satu sarana strategis untuk meningkatkan daya saing peserta didik sekaligus mendorong pengembangan potensi siswa secara optimal.
Dalam arahannya, Saiful Amri menegaskan bahwa kepala madrasah memiliki peran penting sebagai pemimpin pendidikan yang bertanggung jawab terhadap aspek manajerial, pengembangan kewirausahaan, hingga supervisi terhadap guru dan tenaga kependidikan.
“Kepala madrasah harus mampu menjadi penggerak utama dalam mewujudkan tujuan pendidikan, baik melalui penguatan manajemen, pembinaan guru, maupun peningkatan kualitas layanan pendidikan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya memperkuat program mandatori Kementerian Agama, seperti program Serasi atau Seragamkan Rabu Bersih melalui kegiatan senam bersama dan aksi bersih-bersih lingkungan kerja. Program tersebut dinilai penting untuk menciptakan lingkungan kerja yang sehat, nyaman, dan produktif.
“Program-program mandatori dari Kementerian Agama harus terus diperkuat, termasuk ekoteologi, digitalisasi layanan, dan penguatan layanan keagamaan agar Kemenag Berdampak benar-benar dirasakan masyarakat,” tutur Saiful Amri.
Terkait implementasi serapan anggaran pada satuan kerja madrasah, ia menekankan pentingnya perencanaan berbasis kinerja, penyusunan jadwal kegiatan yang terstruktur, serta pengelolaan laporan keuangan yang akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.
Selain itu, Saiful Amri juga menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia guru dan tenaga kependidikan melalui pelatihan maupun workshop secara berkala sebagai faktor utama peningkatan mutu pendidikan madrasah.
Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengingatkan seluruh kepala madrasah agar proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berkeadilan.
“Jangan ada manuver-manuver dalam penerimaan peserta didik baru, termasuk pungutan liar. Laksanakan proses PPDB secara terbuka dan sesuai aturan,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Rochmadi, membahas penguatan implementasi program di tingkat satuan kerja madrasah. Ia meminta seluruh kepala madrasah aktif mengeksplorasi potensi dan kinerja di masing-masing satuan kerja agar program-program prioritas dapat diimplementasikan secara optimal.
Menurutnya, evaluasi berkelanjutan perlu dilakukan untuk mengidentifikasi berbagai tantangan sekaligus memperkuat capaian program pendidikan madrasah di Jakarta Barat.
Melalui rapat koordinasi ini, Kepala Kankemenag Kota Jakarta Barat berharap seluruh satuan kerja madrasah semakin solid dalam menjalankan program-program strategis Kementerian Agama serta mampu menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas, profesional, dan berdampak bagi masyarakat.