Jakarta (Humas Kemenag DKI) --- Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib mengungkapkan strategi membangun budaya integritas di lingkungan kerja ASN melalui keteladanan, sistem terstruktur, dan inovasi layanan masyarakat.
Dalam program Podcast “Suar Integritas” yang diselenggarakan oleh Itjen Kemenag, Adib menjelaskan bahwa integritas adalah ruh dalam pelaksanaan tugas ASN. “Integritas menjadi ukuran penting bagi seseorang, apakah ia amanah dalam menjalankan tugas dan jabatannya,” jelasnya. Selasa (10/3).
Inovasi untuk Meningkatkan Layanan Publik
Selain menekankan keteladanan, Adib menyebutkan beberapa inovasi yang diterapkan untuk memastikan budaya integritas. Salah satunya adalah kanal pengaduan di KUA dan madrasah yang memudahkan pemantauan langsung masalah layanan. “Dari kanal pengaduan, kami segera tindak lanjuti untuk perbaikan berkelanjutan,” katanya.
Kakanwil menargetkan seluruh Satker Kanwil DKI Jakarta meraih predikat Wilayah Bebas Korupsi (WBK). “Kami dorong madrasah - madrasah sebagai contoh, dan secara berkelanjutan perbaiki sistem agar lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.
Kesederhanaan dalam Integritas
Di akhir wawancara, Adib menegaskan bahwa integritas dapat diwujudkan melalui hal sederhana: syukur, kejujuran, dan sepenuh hati dalam bekerja. “Jujur itu hebat. Bekerjalah dengan penuh integritas, maka kualitas seseorang akan terlihat dari kemampuannya menjunjung nilai-nilai ini,” pungkas Adib.