Pulau Tidung, Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Dalam rangka memastikan pelaksanaan Asesmen Akhir Tahun (AAT) berjalan sesuai prosedur dan memenuhi standar mutu pendidikan, Pengawas Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu, Zakiah, melaksanakan monitoring dan evaluasi di MA PKU Pulau Tidung pada Rabu, (3/6/2026).
Kegiatan monitoring dilakukan dengan meninjau langsung pelaksanaan asesmen di ruang-ruang ujian, memeriksa kesiapan administrasi, serta memastikan seluruh peserta didik mengikuti asesmen dengan tertib dan sesuai ketentuan yang berlaku. Selain itu, pengawas juga berdialog dengan kepala madrasah dan para guru guna memperoleh gambaran menyeluruh terkait pelaksanaan asesmen serta berbagai upaya yang dilakukan madrasah dalam menjaga kualitas proses evaluasi pembelajaran.
Dalam pelaksanaannya, Zakiah menegaskan bahwa asesmen akhir tahun merupakan bagian penting dalam mengukur capaian kompetensi peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran selama satu tahun pelajaran. Oleh karena itu, pelaksanaan asesmen harus dilakukan secara objektif, jujur, dan berintegritas.
“Monitoring ini bukan hanya untuk memastikan asesmen berjalan lancar, tetapi juga sebagai bentuk pendampingan dan pembinaan agar seluruh proses penilaian dapat menghasilkan data yang valid dan akurat sebagai dasar peningkatan mutu pendidikan madrasah,” ujarnya.
Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan asesmen tidak hanya ditentukan oleh kesiapan peserta didik, tetapi juga oleh sinergi seluruh unsur madrasah dalam menciptakan suasana yang kondusif, tertib, dan nyaman selama kegiatan berlangsung.
“Madrasah harus mampu membangun budaya akademik yang kuat. Asesmen bukan sekadar mengukur nilai, tetapi menjadi sarana refleksi untuk melihat sejauh mana proses pembelajaran telah berhasil membentuk kompetensi, karakter, dan daya saing peserta didik,” tambahnya.
Zakiah juga mengapresiasi kesiapan MA PKU Pulau Tidung dalam menyelenggarakan asesmen akhir tahun. Ia menilai seluruh tahapan telah dipersiapkan dengan baik, mulai dari administrasi, pengawasan, hingga pengaturan ruang asesmen yang mendukung kenyamanan peserta didik.
“Yang terpenting adalah menjaga integritas. Ketika asesmen dilaksanakan dengan jujur dan profesional, maka hasil yang diperoleh akan menjadi cerminan kemampuan peserta didik yang sesungguhnya. Dari situlah langkah-langkah perbaikan dan pengembangan pendidikan dapat dirancang secara tepat,” tuturnya.
Melalui kegiatan monitoring ini, Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu berharap pelaksanaan Asesmen Akhir Tahun di seluruh madrasah dapat berlangsung lancar, tertib, dan menghasilkan data penilaian yang berkualitas guna mendukung peningkatan mutu pendidikan madrasah yang unggul, berdaya saing, dan berkarakter.