Jakarta [Humas Kankemenag Jakarta Utara] — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Adib, menyampaikan apresiasi atas capaian prestasi lembaga, guru dan tenaga kependidikan (GTK), serta peserta didik madrasah dalam ajang Jakarta Madrasah Award (JMA) 2026 yang digelar di Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (4/2/2026).
Apresiasi tersebut disampaikan Adib kepada seluruh insan madrasah, khususnya para kepala madrasah dari berbagai jenjang, yang dinilainya telah menunjukkan komitmen kuat dalam mendorong peningkatan prestasi. Dalam sambutannya, Adib menyampaikan bahwa proses meraih prestasi merupakan upaya berkelanjutan yang membutuhkan ketekunan dan kerja keras.
“Maka tidakkah sebaiknya dia menempuh jalan (kebajikan) yang mendaki dan sukar?” ujar Adib mengutip Surah Al-Balad ayat 11 sebagai pengantar sambutannya.
Adib menjelaskan bahwa Jakarta Madrasah Award diselenggarakan sebagai upaya membangun semangat berprestasi sekaligus mendorong peningkatan mutu madrasah di DKI Jakarta. Menurutnya, ajang ini menjadi bagian dari sistem penjaminan mutu madrasah yang diterapkan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.
Ia menyampaikan bahwa dalam kurun waktu 2024 hingga 2025, capaian prestasi madrasah di DKI Jakarta mengalami peningkatan signifikan hingga mencapai sekitar 400 persen. Hal tersebut, menurutnya, mencerminkan kesungguhan insan madrasah dalam mengelola pendidikan di tengah berbagai keterbatasan.
“Salut dan bangga kepada para kepala madrasah dan kepala urusan tata usaha yang telah memanaj madrasah sehingga menjadi alternatif utama masyarakat di DKI Jakarta,” ujar Adib.
Adib menambahkan bahwa keterbatasan yang dihadapi madrasah negeri, baik dari sisi jumlah maupun sarana pendukung, tidak menjadi penghalang untuk terus meningkatkan kualitas. Ia mengimbau seluruh madrasah di semua jenjang agar tetap berupaya unggul di berbagai bidang.
“Mari kita satukan langkah untuk menjadikan madrasah di DKI Jakarta sebagai madrasah unggul,” pungkasnya.
Jakarta Madrasah Award 2026 turut dihadiri Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI Amin Suyitno, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, para pejabat eselon III, kepala madrasah negeri, kepala urusan tata usaha, perwakilan madrasah swasta, serta undangan lainnya.