Jakarta (Humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta) — Kepala Bidang Urusan Agama Islam (Urais) Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Robi Fadil M, menyampaikan laporan kegiatan pada pembukaan Peningkatan Kompetensi SDM Penghulu yang digelar di Aula Jayakarta, Selasa (5/5/2026).
Dalam laporannya, Robi mengungkapkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan dan peningkatan kompetensi penghulu pada tahun anggaran 2026 yang tetap dilaksanakan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.
“Alhamdulillah, di tengah efisiensi yang sangat ketat, bidang Urais masih memiliki ruang untuk melaksanakan pembinaan penghulu. Tahun ini direncanakan tujuh kali pertemuan dengan berbagai tema pembinaan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, kegiatan kali ini difokuskan pada penguatan administrasi nikah dan rujuk, khususnya bagi CPNS penghulu yang baru mulai bertugas di Kantor Urusan Agama (KUA). Menurutnya, pembekalan ini penting sebagai dasar dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Target utama kegiatan ini adalah CPNS penghulu agar memiliki pemahaman awal terkait administrasi nikah dan rujuk. Kami juga mengapresiasi peran Kepala KUA yang terus membimbing para penghulu di lapangan,” katanya.
Robi menekankan bahwa pembinaan secara berkelanjutan menjadi hal penting untuk menjaga kualitas pelayanan. Ia mengingatkan bahwa pengulangan materi diperlukan agar para penghulu tidak lengah dalam menjalankan tugas.
“Kadang ketika sudah merasa lancar, justru bisa terjadi kelalaian. Karena itu, pembinaan ini penting untuk mengingatkan kembali agar tidak terjadi maladministrasi dalam pelayanan,” ungkapnya.
Selain itu, ia juga menyoroti pentingnya penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK dalam setiap pelaksanaan tugas, mulai dari orientasi pelayanan hingga sikap kolaboratif.
“Nilai-nilai BerAKHLAK harus menjadi landasan utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.
Robi turut menyampaikan rencana pembinaan lanjutan yang akan dilaksanakan pada bulan berikutnya dengan fokus pada peningkatan kemampuan bahasa Arab bagi para penghulu melalui metode pembelajaran yang sederhana dan aplikatif.
“InsyaAllah, bulan depan akan difokuskan pada penguatan kemampuan bahasa Arab untuk mendukung tugas kepenghuluan,” tambahnya.
Kegiatan ini diikuti oleh 97 CPNS penghulu, 44 Kepala KUA, serta para penghulu senior di lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta.
Menutup laporannya, Robi mengingatkan bahwa selain kompetensi, integritas menjadi aspek utama yang harus dijaga oleh setiap penghulu dalam menjalankan tugasnya.
“Tugas penghulu sangat penting, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga integritas,” pungkasnya.