Berita

Kabag TU Kanwil Kemenag DKI Dorong Implementasi EWS Si-RUKUN untuk Deteksi Dini Konflik

Rabu, 29 April 2026
Dibaca 364 kali
blog

EWS Si-RUKUN

Jakarta Utara (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, Khairani, memberikan arahan terkait implementasi Early Warning System (EWS) Si-RUKUN (Sistem Deteksi Dini Indonesia Rukun) melalui Zoom Meeting pada Rabu (29/4/2026).

 

Dalam arahannya, Khairani menjelaskan bahwa EWS Si-RUKUN merupakan salah satu program unggulan Kementerian Agama yang dirancang untuk mendeteksi potensi konflik sosial-keagamaan secara dini, sehingga dapat segera ditangani secara tepat dan terukur.

 

Aplikasi ini direncanakan mulai dioperasikan secara resmi pada 1 Mei 2026. Sehubungan dengan itu, Khairani menginstruksikan kepada para petugas input data (inputers) agar segera melakukan pemetaan wilayah dan memasukkan data terkait potensi permasalahan secara real-time ke dalam sistem.

 

“Keakuratan dan kecepatan data menjadi kunci utama dalam keberhasilan sistem ini,” ujarnya.

 

Ia menegaskan bahwa keberhasilan implementasi EWS Si-RUKUN sangat bergantung pada sinergi dan koordinasi yang solid antarunit kerja di lingkungan Kementerian Agama, mulai dari tingkat Kantor Urusan Agama (KUA), kabupaten/kota, hingga provinsi.

 

“Saya berharap adanya korelasi dan koordinasi yang harmonis antara KUA, tingkat kota, hingga provinsi. DKI Jakarta menjadi salah satu wilayah percontohan bersama Jawa Barat dan Jawa Tengah,” jelasnya.

 

Lebih lanjut, Khairani menyebut bahwa EWS Si-RUKUN menjadi ujung tombak dalam pelaksanaan program strategis Kementerian Agama yang tertuang dalam Asta Protas, khususnya dalam menjaga kerukunan umat beragama.

 

Dengan sistem ini, Kementerian Agama diharapkan mampu memantau secara langsung wilayah-wilayah yang memiliki potensi konflik, sehingga langkah mitigasi dapat segera dilakukan secara cepat dan tepat.

 

“Melalui EWS Si-RUKUN, kita dapat mengetahui titik-titik potensi konflik dan segera mengambil langkah penyelesaian secara bijak dan terukur,” imbuhnya.

 

Menutup arahannya, Khairani menegaskan komitmennya untuk terus mengawal implementasi sistem ini secara berkelanjutan. Ia berharap EWS Si-RUKUN dapat menjadi instrumen utama dalam menciptakan kehidupan beragama yang harmonis dan kondusif, khususnya di wilayah DKI Jakarta.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor