Jakarta (Humas Kanwil Kemenag DKI) — Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, H. Adib, menghadiri kegiatan Halalbihalal Keluarga Besar Guru Kelompok Kerja (Pokja) Taman Kanak-Kanak Al-Qur’an (TKQ) dan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Kota Administrasi Jakarta Selatan yang digelar di Gedung MUI Jakarta Selatan, Rabu (29/04/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Selatan Muhammad Yunus Hasim, Kabid Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam Kanwil Kemenag DKI Jakarta Bodhi Atarva T., jajaran pejabat Kemenag, unsur pemerintah daerah, anggota DPRD DKI Jakarta, para pengurus Pokja TKQ/TPQ, serta sekitar 450 guru ngaji se-Jakarta Selatan.
Dalam sambutannya, Kakanwil menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada para ustaz dan ustazah yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Menurutnya, para guru ngaji memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi pendidikan Al-Qur’an sekaligus membentuk generasi Qur’ani di Jakarta.
“Para ustaz dan ustazah adalah ujung tombak layanan pendidikan Al-Qur’an. Mereka terus berjuang tanpa lelah menghadapi berbagai tantangan agar pendidikan Al-Qur’an dan pengajian di Jakarta tetap eksis dan berkembang,” ujar Adib.
Ia menegaskan bahwa kemuliaan hidup dapat diraih dengan senantiasa dekat dengan Al-Qur’an, baik melalui belajar maupun mengajarkannya. Dalam kesempatan tersebut, Adib mengutip hadis Nabi Muhammad SAW, Khairukum man ta’allamal Qur’ana wa ‘allamahu, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.
Menurutnya, keberkahan Al-Qur’an menjadi kekuatan utama para guru ngaji untuk terus istiqamah berdakwah meskipun dengan keterbatasan yang dimiliki.
“Boleh jadi honornya tidak besar, hibahnya juga belum maksimal, tetapi karena ada keberkahan Al-Qur’an, para guru ngaji tetap semangat mengabdi. Inilah kemuliaan orang-orang yang hidup bersama Al-Qur’an,” tuturnya.
Adib juga menyampaikan komitmen Kementerian Agama untuk terus mendukung keberlangsungan pendidikan Al-Qur’an dan pengajian di DKI Jakarta. Ia menilai keberadaan TKQ dan TPQ sangat penting dalam membangun karakter generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.
“Kami dari Kementerian Agama tentu tidak bisa bekerja sendiri tanpa peran bapak dan ibu sekalian. Karena itu kami berterima kasih atas perjuangan para guru ngaji yang terus berdakwah di bidang Al-Qur’an,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Adib turut menyampaikan bahwa DKI Jakarta direncanakan menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional Tahun 2027 dalam rangka peringatan lima abad Kota Jakarta. Menurutnya, momentum tersebut akan semakin memperkuat syiar Al-Qur’an di ibu kota.
“Ini menjadi momentum penting untuk memperkuat syiar Al-Qur’an di Jakarta. Karena itu saya mengajak seluruh keluarga besar TKQ dan TPQ untuk bersama-sama menyemarakkan MTQ Nasional 2027,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Pokja TKQ/TPQ Kota Administrasi Jakarta Selatan, Neneng Anita Tursia, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Kakanwil Kemenag DKI Jakarta beserta jajaran dalam kegiatan halalbihalal tersebut.
Ia mengatakan kegiatan tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus penguatan semangat para guru ngaji dalam menjalankan tugas pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat.
“Walaupun dengan segala keterbatasan, guru-guru ngaji tetap semangat mengajar Al-Qur’an. Mudah-mudahan semua menjadi keberkahan bagi kehidupan dunia dan akhirat,” ujar Neneng.
Kegiatan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, acara juga diisi tausiyah dan doa bersama untuk kemajuan pendidikan Al-Qur’an di DKI Jakarta.