Berita

Guru MAN 7 Jakarta Terbitkan Buku ke-23, Perkuat Budaya Literasi Madrasah

Selasa, 9 Juni 2026
Dibaca 31 kali
blog

Guru MAN 7 Jakarta berhasil menerbitkan buku ke-23, Antologi Cerpen Gestur Serial Prana dan Tirta pada Kamis, (4/6/2026)

Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan keluarga besar MAN 7 Jakarta. Guru Bahasa Indonesia MAN 7 Jakarta, Nurkamila, berhasil menerbitkan buku ke-23 berjudul Gestur, Antologi Cerpen Serial Prana dan Tirta yang diluncurkan di Sijunjung, Sumatra Barat, Kamis (4/6/2026). Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi guru madrasah dalam mengembangkan budaya literasi sekaligus memperkaya khazanah sastra Indonesia.

 

Buku Gestur merupakan kumpulan cerpen yang mengangkat berbagai dinamika kehidupan, mulai dari keluarga, persahabatan, hingga perjalanan batin manusia yang dikemas melalui tokoh-tokoh dalam serial Prana dan Tirta. Karya tersebut tidak hanya hadir sebagai bacaan yang inspiratif, tetapi juga menjadi media refleksi dan pembelajaran karakter bagi para pembacanya.

 

Penerbitan buku ke-23 ini semakin menegaskan peran guru sebagai pendidik yang tidak hanya mengajar di ruang kelas, tetapi juga aktif berkarya dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan literasi masyarakat. Kehadiran karya tersebut diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik untuk terus mengembangkan kemampuan membaca, menulis, dan berpikir kritis.

 

Nurkamila mengungkapkan rasa syukur atas terbitnya buku tersebut serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar MAN 7 Jakarta yang selama ini memberikan dukungan terhadap aktivitas literasinya.

 

“Alhamdulillah, terima kasih kepada keluarga besar MAN 7 Jakarta atas doa dan dukungannya sehingga saya mampu menyelesaikan karya ini. Pencapaian ini merupakan bukti dedikasi, konsistensi, dan kecintaan terhadap dunia literasi serta pendidikan. Saya berharap karya ini dapat menginspirasi peserta didik, rekan sejawat, dan masyarakat untuk terus belajar, berkarya, dan menebarkan manfaat melalui tulisan,” ujarnya.

 

Menurut Nurkamila, setiap buku yang diterbitkan merupakan bentuk tanggung jawab moral untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan melalui literasi. Ia meyakini bahwa menulis adalah proses belajar sepanjang hayat yang memungkinkan seseorang mengabadikan gagasan, pengalaman, dan nilai-nilai positif untuk generasi berikutnya.

 

Keberhasilan tersebut sekaligus memperkuat budaya literasi yang terus tumbuh di lingkungan MAN 7 Jakarta. Madrasah secara konsisten mendorong warga madrasah untuk menghasilkan karya-karya kreatif sebagai bagian dari penguatan mutu pendidikan dan pengembangan kompetensi abad ke-21.

 

Prestasi Nurkamila juga sejalan dengan komitmen Kementerian Agama dalam mendorong penguatan literasi, peningkatan profesionalisme pendidik, serta pengembangan ekosistem pendidikan yang inovatif dan berdaya saing. Dukungan yang terus diberikan oleh Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta kepada satuan pendidikan madrasah menjadi salah satu faktor penting dalam tumbuhnya budaya akademik dan literasi di lingkungan madrasah.

 

Melalui capaian ini, MAN 7 Jakarta kembali menunjukkan bahwa madrasah tidak hanya menjadi pusat pembelajaran akademik dan keagamaan, tetapi juga menjadi ruang lahirnya karya-karya inspiratif yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Diharapkan prestasi tersebut dapat memotivasi seluruh warga madrasah untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama madrasah serta Kementerian Agama di berbagai bidang.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor