Jakarta (Humas MAN 22 Jakarta) — Guru Fisika MAN 22 Jakarta, Habil, mengikuti Workshop Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika MAN DKI Jakarta yang diselenggarakan pada Rabu (4/2/2026) di MAN 4 Jakarta Selatan. Kegiatan ini diikuti oleh 22 guru Fisika MAN dan MAS se-DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya peningkatan kompetensi pendidik madrasah di bawah pembinaan Kementerian Agama.
Workshop MGMP Fisika tersebut memfokuskan pada penulisan soal Higher Order Thinking Skills (HOTS) untuk Ujian Madrasah (UM) Tahun 2026 serta pelatihan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI) secara praktis dalam pembelajaran. Program ini dirancang untuk mendukung peningkatan kualitas asesmen dan pembelajaran yang selaras dengan perkembangan teknologi dan kebijakan pendidikan madrasah.
Ketua MGMP Fisika MAN DKI Jakarta, Intan, dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi antarguru dalam meningkatkan mutu pembelajaran Fisika di madrasah. Ia menyampaikan bahwa MGMP menjadi ruang berbagi praktik baik dan penguatan kompetensi guru, “Melalui kegiatan ini, kami berharap guru mampu menyusun soal yang mendorong kemampuan berpikir tingkat tinggi peserta didik serta memanfaatkan teknologi secara tepat dan bertanggung jawab,” ujarnya.
Narasumber kegiatan, Pengawas Madrasah Aliyah Jakarta Timur Susiana Manisih, menyampaikan materi strategi penyusunan soal HOTS yang selaras dengan capaian pembelajaran madrasah. Selain itu, ia juga memperkenalkan pemanfaatan AI sebagai alat bantu dalam perencanaan pembelajaran, penyusunan asesmen, dan refleksi hasil belajar. Menurutnya, pemanfaatan teknologi perlu diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran yang efektif dan terukur.
Keikutsertaan guru MAN 22 Jakarta dalam workshop ini merupakan bagian dari penguatan profesionalisme guru madrasah yang berdampak langsung pada peningkatan mutu layanan pendidikan kepada peserta didik. Melalui kegiatan MGMP yang difasilitasi dan didorong oleh Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, guru diharapkan mampu mengimplementasikan hasil pelatihan dalam pembelajaran dan penyusunan Ujian Madrasah 2026, sehingga kualitas pendidikan madrasah semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.