Pulau Kelapa, Jakarta (Humas Kemenag Kepulauan Seribu) -- Dalam upaya memperkuat tata kelola administrasi sekaligus menyelamatkan arsip-arsip vital keagamaan, KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara melaksanakan kegiatan Gerakan Beberes (GeBer) Arsip KUA, pada Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Jumat (20–22 Mei 2026) tersebut merupakan tindak lanjut program GeBer Arsip KUA yang digulirkan Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat (Ditjen Bimas) Islam Kementerian Agama Republik Indonesia. Program ini dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah DKI Jakarta selama periode April hingga Agustus 2026 sebagai implementasi Kepdirjen Bimas Islam Nomor 437 Tahun 2025 tentang Pengelolaan dan Penyelamatan Arsip Vital pada KUA.
Pelaksanaan kegiatan di KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara melibatkan Tim Kearsipan Ditjen Bimas Islam, arsiparis Kanwil Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta, serta Arsiparis Kankemenag Kepulauan Seribu, Muhammad Adlan Kamil dan Ruth Damayanti. Kehadiran tim tersebut bertujuan memberikan pendampingan langsung dalam penataan, pembenahan, hingga penyelamatan arsip penting di lingkungan KUA.
Adapun kegiatan GeBer Arsip KUA meliputi penataan dokumen, pemilahan arsip aktif dan inaktif, identifikasi arsip vital, hingga pembinaan tata kelola penyimpanan arsip agar lebih sistematis, aman, dan mudah diakses saat diperlukan. Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pelayanan publik yang profesional, tertib administrasi, dan akuntabel di lingkungan Kementerian Agama.
Kepala KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Riadlul Bad'i mengatakan bahwa kegiatan GeBer Arsip KUA menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas tata kelola administrasi di lingkungan KUA.
“Melalui kegiatan ini, kami sangat terbantu dalam melakukan penataan arsip secara lebih rapi, sistematis, dan sesuai standar kearsipan. Arsip yang tertata dengan baik tentu akan memudahkan pelayanan kepada masyarakat serta menjaga keamanan dokumen-dokumen penting di KUA,” ujarnya.
Ia pun berharap budaya tertib arsip dapat terus diterapkan secara berkelanjutan oleh seluruh pegawai di lingkungan KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara.
“Arsip merupakan bagian penting dari pelayanan dan administrasi pemerintahan. Karena itu, kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh pegawai agar lebih peduli terhadap pengelolaan arsip demi terciptanya pelayanan publik yang lebih profesional dan akuntabel,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu Arsiparis Kemenag Kepulauan Seribu, Muhammad Adlan Kamil, yang ikut mendampingi tim menerangkan bahwa pengelolaan arsip yang baik merupakan salah satu unsur penting dalam menjaga kualitas administrasi dan pelayanan di KUA.
“Arsip bukan hanya sekadar dokumen, tetapi menjadi sumber informasi dan bukti administrasi yang sangat penting. Melalui Gerakan Beberes Arsip ini, kami ingin memastikan seluruh arsip tertata dengan baik, aman, dan mudah ditemukan ketika dibutuhkan,” ujarnya.
Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi langkah strategis dalam mendukung reformasi birokrasi dan modernisasi tata kelola administrasi di lingkungan Kementerian Agama.
Kegiatan berlangsung lancar dengan dukungan penuh dari jajaran KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara. Melalui Gerakan Beberes Arsip KUA ini, diharapkan seluruh dokumen penting, khususnya yang berkaitan dengan pencatatan nikah, rujuk, serta aset keagamaan lainnya, dapat terselamatkan dan terorganisasi secara fisik maupun digital dengan standar keamanan yang lebih baik.
Program tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Kementerian Agama dalam mewujudkan sistem kearsipan yang tertib, modern, profesional, serta mampu menunjang pelayanan publik yang prima bagi masyarakat.