Berita

Direktur Diktis Tekankan Penguatan Kolaborasi dan Peningkatan Mutu PTKIN, SPAN-PTKIN Alami Kenaikan 20 Persen

Selasa, 14 April 2026
Dibaca 148 kali
blog

Jakarta (Humas Kanwil Kemenag DKI Jakarta) — Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam (Diktis), Sahiron, menekankan pentingnya penguatan kolaborasi dan peningkatan mutu Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dalam pertemuan bersama Kantor Wilayah Kementerian Agama.

 

Dalam sambutannya, Sahiron mengapresiasi peran aktif para rektor dan Kepala Kanwil Kemenag dalam menyukseskan pelaksanaan Seleksi Prestasi Akademik Nasional (SPAN-PTKIN) yang mencatatkan peningkatan signifikan pada tahun ini, Selasa (14/04/2026).

 

“Terjadi kenaikan pendaftar hingga 20 persen. Ini merupakan capaian luar biasa yang tidak lepas dari kerja keras dan sinergi seluruh pihak, khususnya Kanwil dan pimpinan PTKIN,” ujarnya.

 

Sahiron menegaskan bahwa kolaborasi menjadi kunci utama dalam pengembangan PTKIN, baik secara internal maupun dengan kementerian dan lembaga lain, termasuk kerja sama internasional. Ia menyebut koordinasi lintas sektor juga terus dilakukan, terutama dalam penguatan akreditasi perguruan tinggi.

 

Selain itu, ia mengungkapkan sejumlah PTKIN telah memperoleh pengakuan internasional melalui berbagai capaian akademik dan pemeringkatan global. Namun demikian, ia mendorong agar capaian tersebut terus ditingkatkan dan dipublikasikan secara luas.

 

“Capaian PTKIN harus terus diinformasikan agar memberikan dampak positif, termasuk dalam meningkatkan minat calon mahasiswa,” katanya.

 

Sahiron juga meminta PTKIN yang masih dalam tahap pengembangan untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran, riset, serta penguatan kelembagaan. Menurutnya, saat ini sebagian besar PTKIN telah menunjukkan kemajuan signifikan, termasuk bertambahnya jumlah perguruan tinggi dengan akreditasi unggul.

 

Di sisi lain, ia menyoroti pentingnya percepatan penyesuaian regulasi, khususnya terkait pembiayaan pendidikan. Untuk itu, PTKIN diminta segera melakukan revisi terhadap regulasi yang ada guna mengakomodasi kebutuhan program studi strategis, seperti kedokteran.

 

“Terkait program studi kedokteran, perlu ada pengaturan yang jelas, termasuk terkait Iuran Pengembangan Institusi (IPI), agar memiliki dasar hukum yang kuat,” jelasnya.

 

Sahiron juga menekankan peran Kopertais dalam melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS), khususnya dalam mendorong percepatan akreditasi program studi.

 

“Jangan sampai ada program studi yang tidak terakreditasi. Ini harus menjadi perhatian bersama,” tegasnya.

 

Terkait pembangunan infrastruktur, Sahiron memastikan proyek yang didanai melalui skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) di sejumlah PTKIN terus berjalan dengan baik. Ia optimistis seluruh proyek dapat diselesaikan tepat waktu tanpa kendala berarti.

 

Ia juga mengingatkan agar PTKIN yang tengah mengusulkan program SBSN segera menyiapkan seluruh dokumen persyaratan secara lengkap, sehingga proses perencanaan dan pelaksanaan dapat berjalan lancar.

 

Mengakhiri sambutannya, Sahiron mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus memperkuat sinergi guna mendorong kemajuan PTKIN, baik dari sisi kualitas, kuantitas, maupun pengembangan sarana dan prasarana.

 

“Dengan kolaborasi yang kuat, kita optimistis PTKIN akan semakin maju dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor