Berita

Dari Mustahik Menuju Kemandirian, KUA Kepulauan Seribu Utara Salurkan Zakat Produktif Rp50 Juta

Senin, 19 Januari 2026
Dibaca 728 kali
blog

Pulau Harapan, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Seribu Utara terus memperkuat perannya dalam pemberdayaan umat melalui pelaksanaan Program Pemberdayaan Ekonomi Umat (PEU) Berbasis KUA. Program ini menjadi wujud nyata komitmen KUA dalam mendukung peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat.


Kegiatan yang berlangsung di KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara ini diikuti oleh 10 orang mustahik penerima zakat yang telah melalui proses penetapan. Para peserta menerima bantuan zakat produktif dengan total nilai Rp50 juta, yang diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai modal awal pengembangan usaha mikro, pada Senin (19/1/2026).


Program PEU Berbasis KUA ini didampingi oleh dua Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Utara, Doni dan Iklima, yang secara aktif memberikan pembinaan, arahan, serta pendampingan agar bantuan yang diterima dapat dikelola secara produktif, berkelanjutan, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan ekonomi keluarga.


Doni selaku pendamping program menegaskan bahwa PEU Berbasis KUA tidak hanya berorientasi pada penyaluran bantuan, tetapi juga pada pembentukan kemandirian ekonomi umat.


“Program Pemberdayaan Ekonomi Umat Berbasis KUA ini diharapkan menjadi sarana bagi para penerima zakat untuk bangkit dan mandiri secara ekonomi. Dengan pendampingan yang berkelanjutan, bantuan yang diberikan tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu mendorong tumbuhnya usaha produktif yang berkelanjutan,” ujar Doni.


Ia menambahkan, keberhasilan program ini tidak semata diukur dari tersalurnya bantuan, melainkan dari kemampuan mustahik dalam mengembangkan usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.


“Target akhirnya adalah perubahan status mustahik menjadi muzakki. Ketika usaha mereka tumbuh, ekonomi keluarga menguat, dan manfaatnya dirasakan lingkungan sekitar, maka di situlah zakat benar-benar berdaya,” tambahnya.


Menutup sambutannya, Doni berharap Program PEU Berbasis KUA dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi umat yang berkesinambungan.


“Kami berharap KUA tidak hanya dikenal sebagai pusat layanan keagamaan, tetapi juga hadir sebagai motor penggerak pemberdayaan ekonomi umat yang berkeadilan dan berkelanjutan,” ungkapnya.


Kegiatan diakhiri dengan penyerahan bantuan modal usaha secara simbolis kepada para penerima manfaat. Setiap mustahik menerima bantuan sebesar Rp5 juta yang disalurkan langsung ke rekening masing-masing penerima sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas pengelolaan dana umat.


Untuk diketahui, Program PEU KUA merupakan hasil sinergi antara Kementerian Agama Kabupaten Kepulauan Seribu dengan Bazis DKI Jakarta. Bantuan ini bersumber dari dana umat yang dikelola Bazis DKI Jakarta, dengan proses pendaftaran dan seleksi penerima manfaat yang dilakukan secara terbuka, transparan, dan objektif melalui aplikasi Simzat Kementerian Agama, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor