Berita
Informasi

Dari Limbah Menjadi Karya, Tim ChiCaCo Riset MIN 4 Jakarta Selatan Raih Gold Medal

Selasa, 14 Juli 2026
Dibaca 13 kali
blog

Tim Riset MIN 4 Jakarta ChiCaCo beranggotakan Khansa, Rafardhan, Qeenara, Fadil, Rafi, dan Himaaya dengan pendamping Mega Andini, meraih medali Emas dan ICGI Special Award.

Jakarta (Humas MIN 4 Jakarta Selatan) – Berawal dari keinginan memanfaatkan limbah yang sering dijumpai di lingkungan sekitar, enam siswa MIN 4 Jakarta Selatan berhasil mengubah kardus bekas, sabut kelapa, dan biji chia menjadi sebuah media pembelajaran yang inovatif. Gagasan sederhana tersebut mengantarkan Tim ChiCaCo meraih Gold Medal pada ajang  International Invention Competition  for Young Moeslem Scientists (IICYMS) 2026 Offline Competition di Bandung, 1–10 Juli 2026.

 

Melalui penelitian berjudul "Chia Seed, Cardboard, Coconut Coir: Creating an Eco-Friendly Chia Seed Globe from Cardboard and Coconut Coir Waste," tim riset yang ketiga ini menghadirkan globe ramah lingkungan yang dapat dimanfaatkan sebagai media edukasi sekaligus sarana mengenalkan pentingnya penghijauan kepada siswa sekolah dasar.

 

Selain memperoleh Gold Medal, penelitian Tim ChiCaCo yang masuk dalam kategori Social Science juga berhasil meraih ICGI Special Award. Penghargaan khusus tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas inovasi yang mampu mengintegrasikan isu lingkungan, pendidikan, dan keberlanjutan dalam sebuah karya ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Tim ChiCaCo beranggotakan Khansa, Rafardhan, Qeenara, Fadil, Rafi, dan Himaaya dengan pendamping Mega Andini. Selama beberapa bulan, mereka dibimbing oleh guru-guru MIN 4 Jakarta Selatan dalam menyusun penelitian, melakukan uji coba, hingga mempersiapkan presentasi di hadapan dewan juri.

 

Kepala MIN 4 Jakarta Selatan, Hery Purnawan, mengatakan bahwa keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa kreativitas siswa dapat tumbuh ketika diberikan ruang untuk bereksplorasi.

 

"Kami ingin peserta didik tidak hanya menjadi pengguna ilmu pengetahuan, tetapi juga pencipta solusi. Prestasi Tim ChiCaCo menunjukkan bahwa ide sederhana dapat berkembang menjadi karya ilmiah yang bernilai ketika dipadukan dengan rasa ingin tahu dan semangat belajar," ujarnya.

 

Guru pendamping, Andini, mengaku bangga melihat perkembangan anak didiknya, "Yang paling membanggakan bukan hanya medali emasnya, tetapi bagaimana mereka belajar bekerja sama, berpikir kritis, dan berani mempertahankan hasil penelitiannya. Pengalaman ini akan menjadi bekal berharga bagi mereka di masa depan," tuturnya.

 

Keberhasilan tersebut menambah daftar prestasi riset MIN 4 Jakarta Selatan sekaligus memperkuat budaya inovasi yang terus dikembangkan di lingkungan madrasah.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor