Jakarta (Humas Kemenag Jakarta Timur) -- Damiana, Penyuluh Agama Katolik Kankemenag Kota Jakarta Timur meraih juara 1 pada event Pemilihan Penyuluh Agama Katolik Teladan Tingkat Provinsi DKI Jakarta untuk Kategori ASN yang digelar Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta pada Sabtu(19/10/2024) di Jakarta.
Setelah melalui proses Panjang, berupa pembuatan video hingga penulisan Karya Tulis Ilmiah, akhirnya Damiana dapat lolos dan menjadi yang terbaik.
“Puji Tuhan, diawali dengan keraguan, namun berkat dukungan keluarga dan rekan kerja akhirnya saya beranikan diri untuk ikut. Ini merupakan pengalaman pertama dan tidak disangka dapat terpilih, “ Ucap Damiana Ketika ditemui Humas JakTim usai kegiatan yang digelar Densus 88 dan Kemenag, Senin 21 Oktober 2024 di Aula Kankemenag Kota JakTim.
Dengan Kemenangan ini, Perempuan yang lahir 54 tahun silam di Kampung Ukit – Ukit ini membuat dirinya semakin tertantang untuk lebih berprestasi dan berkarya lebih baik lagi. Damiana juga sangat bersyukur dengan support yang diberikan keluarga, terutama suaminya Benediktus Tenang Edy Purwantoro. Tidak hanya suaminya kedua buah hatinya, Ignatius Baroo Cakra Wibisono Empawi (26) dan Christopher Aditya Krisna Buwana (22) juga turut mendukungnya.
“Keluarga mendukung saya untuk menjalankan pekerjaan ini dengan baik dan maksimal. Jika saya melakukan penyuluhan, maka suami, anak dan ponakan yang ada di rumah saya bersama-sama membereskan semua kebutuhan di rumah” Tutur Damiana.
Tak hanya keluarga, rekan kerja dan lingkungan binaan pun turut mendukung. Mulai dari Rekan kerja sesame penyuluh agama, Penyelenggara Katolik, Puryanto, pimpinan, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Zulkarnain hingga tokoh Masyarakat dan warga Binaannya.
“Saya sangat bersyukur karena mendapat kesempatan untuk mengembangkan diri dan belajar banyak hal dari semuanya dan para nara sumber yang saya temui,” Tambah Damiana.
Untuk Karya Tulis, Damiana menuliskan tentang Pendidikan Iman Anak Sejak Dini dalam Keluarga Katolik Untuk Mempersiapkan Generasi Emas.
Damiana berharap, kedepannya kegiatan Pemilihan Penyuluh Agama Katolik Teladan dapat semakin baik, sukses dan semakin menumbuhkan jiwa kompetitif yang positif kepada Para Penyuluh, sehingga para penyuluh semakin bersemangat dan termoivasi dalam melaksanakan kegiatan kepenyuluhan. /EA