Jakarta (Humas MAN 7 Jakarta) — MAN 7 Jakarta resmi membuka Camp Tahfiz pada Jumat (14/11/2025) sebagai bagian dari program pembinaan keagamaan yang terus dikembangkan Kementerian Agama. Kegiatan ini digelar secara hybrid agar seluruh pihak—baik peserta, panitia, pengajar, maupun orang tua dapat mengikuti pembukaan tanpa kendala. Suasana khidmat terlihat sejak pagi ketika peserta memasuki ruang multimedia untuk mengikuti rangkaian acara hari pertama.
Pembukaan dilakukan oleh Kepala MAN 7 Jakarta yang menegaskan bahwa program ini menjadi momentum penting dalam memperkuat karakter religius siswa. “Ini merupakan kegiatan Camp Tahfiz pertama yang diselenggarakan di MAN 7 Jakarta. Semoga berjalan lancar dan sesuai harapan. Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan ini,” ujarnya. Ia juga menyampaikan secara tidak langsung bahwa kegiatan tahfiz merupakan bagian dari komitmen madrasah dalam menghadirkan program positif yang berdampak bagi perkembangan siswa.
Acara dihadiri oleh para wakil kepala madrasah, wali kelas X dan XI, serta orang tua siswa yang mengikuti secara daring. Panitia, pengajar, dan seluruh peserta hadir langsung di ruang multimedia, menandai kuatnya dukungan berbagai unsur terhadap pengembangan pembinaan Al-Qur’an di madrasah.
Sebanyak 41 peserta dari kelas X dan XI mengikuti Camp Tahfiz tahun ini. Mereka tampak antusias menjalani program yang dirancang untuk memperkuat hafalan, memperdalam pemahaman, serta menjaga konsistensi murajaah. Program ini menjadi upaya Kemenag dalam memastikan layanan pendidikan keagamaan semakin berkualitas dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan turut memberikan sambutan dan menyampaikan doa serta harapan. “Semoga acara ini dimudahkan dan memberikan keberkahan dan manfaat untuk semua,” ungkapnya, memberikan semangat tambahan bagi peserta maupun panitia.
Dukungan juga datang dari orang tua siswa yang menyaksikan pembukaan secara daring. Salah satu orang tua menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. “Alhamdulillah, kegiatan ini sudah lama ditunggu. Anak-anak jadi terjaga hafalannya,” tuturnya penuh harap, menandakan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap program pembinaan Al-Qur’an yang diselenggarakan madrasah.
Dengan terlaksananya pembukaan yang khidmat dan penuh antusiasme, Camp Tahfiz MAN 7 Jakarta diharapkan mampu menjadi wadah pembinaan yang memperkuat hafalan Al-Qur’an sekaligus membangun kedisiplinan, karakter religius, dan kecintaan siswa terhadap nilai-nilai keislaman. Kegiatan hari pertama ditutup dengan pengarahan teknis dan pembagian kelompok sebagai persiapan memulai sesi tahfiz pada hari-hari berikutnya.