Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Timur) — Sebanyak 58 siswa MTsN 18 Jakarta mengikuti Wisuda Tahfiz Angkatan ke-2 sebagai bentuk apresiasi atas capaian hafalan Al-Qur’an yang telah diraih. Kegiatan yang berlangsung di Gedung Zeni MTsN 18 Jakarta, Jumat (19/6/2026), menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen madrasah untuk mencetak generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan berdaya saing global.
Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, Amirullah, yang hadir mewakili Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur, menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada para wisudawan atas ketekunan mereka dalam menghafal Al-Qur’an. Menurutnya, wisuda tahfiz bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari ikhtiar membentuk karakter dan memperkuat kedekatan generasi muda dengan Al-Qur’an.
“Jangan menganggap ini hanya sekadar seremonial pemberian sertifikat. Jadikan momentum ini sebagai motivasi untuk terus menjaga hafalan dan menjadikan Al-Qur’an sebagai sahabat dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Amirullah dalam sambutannya.
Mengusung tema “Menghafal Al-Qur’an, Mewujudkan Generasi Qurani, Berakhlakul Karimah, Berprestasi, dan Berdaya Saing Global”, kegiatan tersebut menjadi ajang penghargaan bagi peserta didik yang telah menunjukkan kesungguhan dan konsistensi dalam menghafal kitab suci Al-Qur’an.
Pada wisuda tahun ini, sebanyak 58 siswa yang terdiri atas 29 siswa dan 29 siswi berhasil menyelesaikan target hafalan yang beragam. Satu siswa tercatat telah menyelesaikan hafalan 8 juz, satu siswi mencapai 6 juz, empat siswa berhasil menghafal 5 juz, sedangkan 52 siswa lainnya memiliki hafalan antara 2 hingga 4 juz.
Capaian tersebut menjadi bukti nyata keberhasilan program tahfiz yang terus dikembangkan MTsN 18 Jakarta sebagai salah satu program unggulan madrasah dalam membentuk peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki fondasi keagamaan yang kuat.
Dalam kesempatan yang sama, Kabintal Kopassus Letkol Syamsul Hadi yang hadir sebagai tamu undangan memberikan motivasi kepada para wisudawan. Ia menekankan pentingnya menghormati dan berbakti kepada orang tua serta guru sebagai kunci utama meraih kesuksesan.
“Keberhasilan dan kesuksesan seseorang tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan atau prestasi akademik, tetapi juga oleh bakti dan penghormatan kepada orang tua serta guru yang telah mendidik dan membimbing,” pesannya.
Kegiatan wisuda turut dihadiri Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Timur Jumanto, Kepala MTsN 18 Jakarta Desi Puspitosari, Ketua Komite MTsN 18 Jakarta Chintiya Sari, Ketua Pelaksana Wisuda Tahfiz Dafid, dewan guru dan tenaga kependidikan, serta para orang tua wisudawan dan wisudawati.
Melalui kegiatan ini, MTsN 18 Jakarta terus memperkuat perannya sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan spiritualitas peserta didik. Wisuda Tahfiz menjadi salah satu wujud nyata komitmen madrasah dalam mendukung program Kementerian Agama untuk melahirkan generasi Qurani yang cerdas, berakhlak mulia, serta siap menghadapi tantangan global dengan berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.