Jakarta (Humas MTsN 4 Jakarta Selatan) — Sebanyak 29 peserta didik MTsN 4 Jakarta Selatan berhasil lolos seleksi masuk madrasah dan sekolah unggulan nasional pada Seleksi Nasional Masuk Bersama (SNMB) Tahun Pelajaran 2026/2027. Para siswa diterima di Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), MAN Program Unggulan, serta sekolah menengah atas taruna. Keberhasilan tersebut menjadi bagian dari hasil pembinaan akademik yang dilakukan madrasah di bawah Kementerian Agama.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar siswa diterima di berbagai MAN Insan Cendekia di sejumlah daerah, antara lain MAN IC Serpong, Pekalongan, Pasuruan, Sumedang, Ogan Komering Ilir, Lampung Timur, Batam, Aceh Timur, dan Gorontalo. Selain itu, satu siswa diterima di MAN 4 Jakarta, serta dua siswa lainnya diterima di SMAN Taruna Nala Malang dan SMAN Taruna Angkasa Madiun.
Sebelum mengikuti seleksi, para siswa mengikuti program pendalaman materi yang diselenggarakan oleh madrasah secara terstruktur. Program tersebut meliputi penguatan akademik, latihan soal, pembinaan logika, serta pendampingan mental dalam menghadapi tahapan seleksi sekolah unggulan. Kegiatan dilakukan secara berkala dengan bimbingan guru mata pelajaran.
Selama masa persiapan, guru memberikan pendampingan intensif kepada siswa melalui bimbingan belajar tambahan dan evaluasi berkala. Pendampingan tidak hanya berfokus pada penguasaan materi, tetapi juga strategi mengerjakan soal serta penguatan kesiapan mental peserta didik.
Kepala MTsN 4 Jakarta Selatan, Chusniyati, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama antara siswa, guru, dan orang tua dalam mendukung program pembinaan yang dilaksanakan madrasah. Ia menjelaskan bahwa madrasah terus melakukan penguatan mutu pendidikan agar siswa mampu bersaing di tingkat nasional.
“Alhamdulillah, kami bersyukur atas capaian peserta didik yang berhasil lolos ke madrasah dan sekolah unggulan. Ini merupakan hasil dari kerja keras siswa serta pendampingan para guru yang dilakukan secara berkelanjutan,” ujar Chusniyati.
Ia menambahkan bahwa program pembinaan akademik merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas lulusan madrasah. Menurutnya, berbagai kegiatan penguatan materi dan bimbingan belajar dilakukan untuk memberikan kesempatan yang sama kepada seluruh siswa dalam meraih prestasi.
Chusniyati juga menyampaikan bahwa madrasah akan terus mengembangkan program pembinaan agar prestasi siswa dapat dipertahankan pada tahun-tahun berikutnya. Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi peserta didik lainnya untuk meningkatkan semangat belajar.
Dengan keberhasilan 29 siswa diterima di madrasah dan sekolah unggulan, MTsN 4 Jakarta Selatan menunjukkan kontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan Kementerian Agama. Hasil tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat melalui lahirnya generasi yang memiliki kemampuan akademik, karakter, dan daya saing di tingkat nasional.