Berita

125 Santri Khairul Ummah Diwisuda, Siap Menjadi Generasi Berakhlak Mulia

Senin, 22 Juni 2026
Dibaca 81 kali
blog

Haflah Takharij

Jakarta (Humas Kankemenag Kota Jakarta Utara) — Sebanyak 125 santri Pondok Pesantren Khairul Ummah Penjaringan, Jakarta Utara, resmi dilepas dalam Haflah Takhrij Angkatan ke-12 Tahun Pelajaran 2025/2026 yang berlangsung di Aula Pesantren, Ahad (21/6/2026). Kegiatan ini menjadi momentum syukur atas keberhasilan para santri menyelesaikan pendidikan sekaligus penguatan komitmen untuk terus mengamalkan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan bermasyarakat.

 

Dari jumlah tersebut, sebanyak 70 santri berasal dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan 55 santri dari jenjang Madrasah Aliyah (MA). Prosesi haflah berlangsung khidmat dan dihadiri para pimpinan pesantren, guru, orang tua santri, serta sejumlah tamu undangan.

 

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Samsurial, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada seluruh santri yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan menuntaskan pendidikan di pesantren harus menjadi bekal untuk terus menjaga akhlak, ibadah, dan karakter Islami di tengah kehidupan masyarakat.

 

“Para lulusan Pondok Pesantren Khairul Ummah hendaknya mempertahankan nilai-nilai Islam yang telah diajarkan para pendidik selama menimba ilmu di pesantren,” ujar Samsurial dalam sambutannya.

 

Menurutnya, tantangan kehidupan setelah lulus tidaklah ringan. Oleh karena itu, para santri diharapkan mampu menjaga kebiasaan baik yang telah dibangun selama berada di lingkungan pesantren, seperti disiplin beribadah, menjaga akhlak, dan menjadikan ajaran Islam sebagai pedoman dalam setiap aktivitas.

 

“Meskipun telah lulus, keseharian kalian harus tetap berlandaskan nilai-nilai Islam sebagaimana yang telah dipraktikkan selama belajar di pesantren,” imbuhnya.

 

Samsurial juga mengingatkan para lulusan untuk bijak dalam memanfaatkan perkembangan teknologi digital. Menurutnya, teknologi dapat menjadi sarana yang sangat bermanfaat untuk menambah ilmu pengetahuan dan memperluas wawasan apabila digunakan secara tepat dan bertanggung jawab.

 

Ia menekankan pentingnya penguatan karakter dan pengendalian diri agar para generasi muda tidak terjebak pada dampak negatif penggunaan teknologi yang berlebihan. Dengan bekal pendidikan pesantren, para santri diharapkan mampu memanfaatkan teknologi sebagai media pembelajaran, dakwah, dan pengembangan diri.

 

“Selamat kepada seluruh wisudawan dan wisudawati. Kalian adalah generasi muda yang memiliki bekal akhlak mulia dan budi pekerti yang luhur. Pertahankan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama berada di pesantren sebagai modal menghadapi masa depan,” pesannya.

 

Pimpinan Pondok Pesantren Khairul Ummah, KH Oman Sya’roni, menyampaikan rasa syukur atas kelulusan para santri dan berharap mereka dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan negara.

 

Haflah Takhrij Angkatan ke-12 ini menjadi bukti komitmen Pondok Pesantren Khairul Ummah dalam mencetak generasi yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga berkarakter, berakhlak mulia, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai keislaman.

 

Melalui pendidikan pesantren yang berorientasi pada penguatan ilmu, iman, dan akhlak, para lulusan diharapkan menjadi generasi penerus yang mampu berkontribusi positif dalam pembangunan bangsa serta menjadi teladan di tengah masyarakat.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor