Jakarta (Humas MIN 14) — Perpustakaan MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif Jakarta kembali menyelenggarakan kegiatan edukatif bagi peserta didik melalui pertunjukan cerita wayang hewan yang digelar di ruang perpustakaan madrasah, Jumat (30/1/2026).
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pengembangan literasi madrasah yang bertujuan menghadirkan suasana belajar yang variatif dan menyenangkan. Melalui perpaduan seni bercerita dan pesan moral, siswa diajak untuk meningkatkan minat baca sekaligus melatih keberanian tampil di depan umum.
Pertunjukan wayang hewan dibawakan oleh Nafis, peserta didik kelas III C, yang berperan sebagai dalang. Ia menyampaikan cerita berjudul “Sore Bersama Robi dan Difda” dengan alur sederhana yang mudah dipahami oleh peserta didik. Sebelum pertunjukan dimulai, acara diawali dengan penampilan menyanyi dari Dinar, siswi kelas VI B, sebagai pembuka kegiatan.
Guru pembimbing kegiatan, Lala, menjelaskan bahwa pertunjukan wayang hewan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran Bahasa Indonesia yang dikemas secara kreatif, “Melalui kegiatan ini, siswa tidak hanya belajar berbicara dan bercerita, tetapi juga melatih kepercayaan diri serta mengekspresikan diri secara positif,” ujar Lala.
Ia menambahkan bahwa sinergi antara guru mata pelajaran dan perpustakaan menjadi salah satu upaya madrasah dalam mendukung proses pembelajaran yang kontekstual dan bermakna bagi siswa.
Sementara itu, Penanggung Jawab Perpustakaan MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif, Inas, menyampaikan bahwa kegiatan pertunjukan cerita merupakan program yang terus dikembangkan oleh perpustakaan madrasah, “Perpustakaan kami dorong tidak hanya sebagai tempat membaca, tetapi juga sebagai ruang belajar yang aktif dan menyenangkan bagi peserta didik,” kata Inas.
Menurutnya, pemilihan media wayang hewan dinilai relevan dengan dunia anak-anak dan efektif dalam menyampaikan pesan moral serta menumbuhkan ketertarikan siswa terhadap cerita dan buku.
Melalui kegiatan literasi berbasis seni ini, MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif terus mendukung program Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta dalam penguatan budaya literasi, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi peserta didik sejak usia dini.