Berita

Penyuluh Agama KUA Kepulauan Seribu Selatan Beri Bimbingan Rohani bagi Pasien Puskesmas

Rabu, 21 Januari 2026
Dibaca 193 kali
blog

Pulau Tidung, Jakarta (Humas Kepulauan Seribu) -- Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan melaksanakan kegiatan bimbingan rohani bagi para pasien di Puskesmas Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Pulau Tidung, pada Rabu (21/1/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian dan pelayanan keagamaan untuk memberikan dukungan spiritual serta penguatan mental bagi pasien yang tengah menjalani perawatan di Puskesmas.


Bimbingan rohani tersebut dilaksanakan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Hilmani dan Nurcholish, dengan menyasar pasien secara langsung melalui pendekatan yang santun, menenangkan, dan penuh empati.


Nurcholis menjelaskan bahwa bimbingan rohani diberikan untuk membantu pasien tetap memiliki ketenangan batin dan semangat dalam menghadapi kondisi sakit yang dialami.


“Kami hadir untuk memberikan penguatan spiritual kepada para pasien, agar mereka tetap tenang, sabar, dan memiliki keyakinan bahwa setiap ujian sakit mengandung hikmah serta kesempatan untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT,” ujar Nurcholis.


Ia menambahkan bahwa dalam pelaksanaannya, bimbingan rohani difokuskan pada penguatan nilai-nilai keimanan, penanaman sikap sabar dan tawakal, serta membangun optimisme dalam proses penyembuhan. Penyuluh juga menyampaikan nasihat keagamaan ringan dan doa-doa penyemangat yang mudah dipahami oleh pasien.


“Melalui doa dan nasihat yang sederhana, kami berharap pasien merasa lebih kuat secara batin dan tidak larut dalam kecemasan. Sikap optimis dan pikiran yang tenang sangat membantu proses penyembuhan,” tambahnya.


Lebih lanjut, Nurcholis menyampaikan bahwa bimbingan rohani memiliki peran penting sebagai pelengkap layanan medis yang diberikan oleh tenaga kesehatan di Puskesmas.


“Selain pengobatan secara fisik, kondisi psikologis dan spiritual pasien juga sangat berpengaruh terhadap daya tahan tubuh dan semangat untuk sembuh. Oleh karena itu, pendampingan rohani menjadi bagian penting dalam proses pemulihan,” jelasnya.


Ia juga menegaskan bahwa kehadiran penyuluh agama di fasilitas layanan kesehatan diharapkan dapat membuat pasien merasa lebih diperhatikan dan tidak merasa sendiri dalam menghadapi ujian sakit.


“Kehadiran kami diharapkan mampu memberikan rasa tenang, menumbuhkan harapan, serta memperkuat mental pasien agar tetap berikhtiar dan berdoa dalam menjalani pengobatan,” ungkap Nurcholis.


Melalui kegiatan bimbingan rohani ini, pihaknya berharap para pasien dapat memperoleh ketenangan batin, kekuatan mental, serta rasa optimis selama menjalani perawatan. Sinergi antara layanan kesehatan dan pendampingan keagamaan tersebut menjadi bagian dari upaya pelayanan holistik untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan dan keagamaan di wilayah Kepulauan Seribu Selatan.


“Semoga kegiatan ini membawa manfaat dan menjadi penguat bagi para pasien, serta mempererat sinergi antara KUA dan Puskesmas dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” pungkasnya.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor