Berita

Pengawas Madrasah Dorong Implementasi KMA 1503/2025 di MIS Al-Khairiyah

Selasa, 14 Juli 2026
Dibaca 64 kali
blog

Pendampingan Pengawas Madrasah

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Pengawas Madrasah Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara, Vrio Andris, mendorong percepatan penyesuaian dokumen administrasi madrasah sesuai Keputusan Menteri Agama (KMA) Nomor 1503 Tahun 2025 sebagai pedoman kurikulum baru bagi Raudhatul Athfal (RA), Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), Madrasah Aliyah (MA), dan Madrasah Aliyah Kejuruan (MAK). Hal tersebut disampaikannya saat menjadi narasumber pada Rapat Kerja MIS Al-Khairiyah Penjaringan, Jakarta Utara, dalam rangka menyambut Tahun Pelajaran 2026/2027.

 

Dalam paparannya, Vrio menjelaskan bahwa KMA Nomor 1503 Tahun 2025 merupakan penyempurnaan dari KMA Nomor 450 Tahun 2024. Regulasi tersebut memperkuat kerangka dasar kurikulum madrasah melalui dua pendekatan utama, yakni pembelajaran mendalam (deep learning) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC).

 

"KMA ini menjadi langkah strategis dalam transformasi kurikulum madrasah yang menitikberatkan pada peningkatan mutu pendidikan, penguatan karakter, serta relevansi pembelajaran dengan kebutuhan abad ke-21," ujar Vrio.

 

Ia menjelaskan, pendekatan pembelajaran mendalam mendorong guru untuk menghadirkan proses pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada penguasaan materi, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, dan kolaborasi peserta didik.

 

"Fokus pembelajaran tidak lagi sekadar menghafal materi, tetapi membangun pemahaman konseptual yang mendalam, bermakna, dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari," jelasnya.

 

Selain itu, Vrio menekankan pentingnya penerapan Kurikulum Berbasis Cinta sebagai salah satu ciri khas kurikulum madrasah. Menurutnya, pendekatan tersebut mengintegrasikan nilai kasih sayang, empati, sikap humanis, serta penguatan karakter Islami dalam seluruh proses pembelajaran.

 

"Guru memiliki ruang untuk merancang pembelajaran yang fleksibel, inovatif, dan berpusat pada peserta didik tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kekhasan madrasah," katanya.

 

Ia juga mengajak kepala madrasah dan seluruh tenaga pendidik membangun komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan menyenangkan. Menurutnya, suasana belajar yang positif akan mendukung tumbuhnya peserta didik yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat belajar yang tinggi.

 

Melalui implementasi KMA Nomor 1503 Tahun 2025, Kankemenag Kota Jakarta Utara berharap seluruh madrasah mampu menghadirkan layanan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman, sekaligus memperkuat pembentukan karakter peserta didik sesuai nilai-nilai moderasi beragama dan Kurikulum Berbasis Cinta.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor