Jakarta (Humas MIN 14) --- Siswa MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif mengikuti kegiatan thobur Al-Qur’an yang dilaksanakan pada Selasa pagi (7/4/2026) di lapangan futsal madrasah. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembiasaan yang rutin dilaksanakan untuk menanamkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sejak dini.
Sejak pukul 06.30 WIB, seluruh siswa dari kelas I hingga VI telah berkumpul dengan tertib di lapangan. Mereka duduk berbaris sesuai kelas masing-masing, didampingi guru Al-Qur’an dan wali kelas.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 30 menit hingga pukul 07.00 WIB. Selama pelaksanaan, siswa bersama-sama membaca Al-Qur’an dengan bimbingan guru sesuai kemampuan masing-masing.
Bagi siswa kelas bawah, kegiatan ini dimanfaatkan untuk melatih kelancaran membaca serta mengenal huruf dan ayat Al-Qur’an. Sementara itu, siswa kelas atas fokus pada perbaikan tajwid dan peningkatan kualitas bacaan.
Guru Al-Qur’an, Untung, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan melatih kemampuan membaca, tetapi juga membentuk kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari siswa. “Kami ingin anak-anak merasa dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya saat pembelajaran di kelas, tetapi juga dalam aktivitas harian mereka di madrasah,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pembiasaan yang dilakukan secara konsisten akan memberikan dampak jangka panjang dalam pembentukan karakter siswa. Menurutnya, kedekatan dengan Al-Qur’an perlu dibangun melalui rutinitas yang berkelanjutan.
Kepala madrasah, Ru’yat Ismail, turut mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai thobur Al-Qur’an menjadi salah satu ciri khas dalam pembinaan karakter di MIN 14 Al-Azhar Asy-Syarif. “Kegiatan ini sederhana, namun memiliki makna mendalam dalam membangun kecintaan anak-anak terhadap Al-Qur’an,” ungkapnya.
Ia berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas, tetapi juga tumbuh menjadi kebutuhan bagi siswa dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pembiasaan ini, madrasah berupaya membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter religius yang kuat.