Jakarta (Humas MTsN 6 Jakarta) — Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 6 Jakarta melaksanakan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan Siswa (LDKS) pada Sabtu–Minggu, 1–2 November 2025. Kegiatan tahunan ini menjadi salah satu program penting bidang kesiswaan dalam rangka menanamkan nilai-nilai kepemimpinan, kedisiplinan, dan tanggung jawab kepada peserta didik baru.
Pelaksanaan LDKS tahun ini berlangsung selama dua hari dengan berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan inspiratif yang melatih kekompakan serta karakter peserta. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik kelas VII yang terlihat antusias mengikuti setiap sesi pelatihan, mulai dari pembinaan mental, dinamika kelompok, hingga praktik kegiatan lapangan yang menumbuhkan kerja sama dan komunikasi.
Kepala MTsN 6 Jakarta, Haniah Mase, dalam sambutannya menekankan pentingnya kegiatan LDKS sebagai fondasi dalam membentuk karakter kepemimpinan yang kuat sejak dini. “Jadilah pemimpin yang memiliki jiwa 5C. C yang pertama adalah Character, yaitu memiliki kejujuran, amanah, dan kebijaksanaan. C kedua adalah Creativity, berani berpikir berbeda untuk kebaikan dan mampu memberikan solusi yang inovatif. C ketiga, Confidence, yaitu percaya diri namun tetap rendah hati. C keempat, Communication, mampu menyampaikan ide dengan santun. Dan yang terakhir, Collaborative, yaitu suka bekerja sama dengan teman, bukan berjalan sendiri,” ujarnya di hadapan para peserta.
Ia juga menambahkan bahwa seorang pemimpin sejati bukan dinilai dari penampilan, tetapi dari tanggung jawab dan keteladanan yang ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari. “Dengan mengikuti LDKS ini, kalian belajar menjadi pemimpin bagi diri sendiri — pemimpin yang jujur, bertanggung jawab, serta mampu menjadi teladan bagi orang-orang di sekitar kalian,” lanjutnya.
Sementara itu, ketua pelaksana kegiatan, Afip Widodo, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara. “Terima kasih kepada seluruh civitas akademika MTsN 6 Jakarta atas dukungan dan kerja samanya. Terima kasih juga kepada panitia yang telah bekerja keras dari awal hingga akhir kegiatan, serta kepada seluruh peserta yang dengan semangat tinggi mengikuti LDKS dari awal hingga penutupan,” ujarnya.
Kegiatan LDKS tidak hanya diisi dengan pembekalan teori kepemimpinan, tetapi juga praktik langsung di lapangan melalui simulasi organisasi, diskusi kelompok, dan permainan edukatif yang menumbuhkan rasa solidaritas serta tanggung jawab bersama.
Melalui kegiatan ini, MTsN 6 Jakarta berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat, disiplin, dan mampu menjadi pemimpin bagi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya. LDKS tahun 2025 ini menjadi momentum penting bagi peserta didik untuk belajar, berproses, dan menanamkan nilai-nilai kepemimpinan sejati dalam diri mereka, sejalan dengan visi madrasah untuk membentuk generasi beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.