Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta melaksanakan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) bagi siswa kelas IX pada 2–12 Maret 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 207 siswa yang terbagi dalam delapan rombongan belajar dan berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh madrasah di bawah pembinaan Kementerian Agama.
Pelaksanaan ASAT menjadi bagian dari proses evaluasi pembelajaran pada jenjang madrasah tsanawiyah. Melalui asesmen ini, madrasah mengukur capaian kompetensi peserta didik setelah mengikuti proses pembelajaran selama tiga tahun, sekaligus memastikan kesiapan siswa sebelum melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.
Kepala MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta, Faizah, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian asesmen berjalan tertib berkat kerja sama panitia, guru, serta kedisiplinan peserta didik, “Pelaksanaan ASAT tahun ini berjalan lancar dan tertib. Melalui asesmen ini kami dapat melihat capaian pembelajaran siswa secara menyeluruh setelah menempuh pendidikan di madrasah,” ujarnya.
Menurutnya, selain sebagai evaluasi akademik, asesmen juga menjadi bagian dari pembinaan karakter siswa. Ia menjelaskan bahwa selama pelaksanaan ujian, siswa dibiasakan untuk mematuhi tata tertib, menjaga kejujuran, serta bertanggung jawab terhadap hasil yang diperoleh. Faizah menambahkan bahwa pembinaan tersebut sejalan dengan program Kementerian Agama dalam membentuk peserta didik yang memiliki kemampuan akademik sekaligus berakhlak baik.
Ketua Panitia ASAT, Asma Mufidah, mengatakan bahwa seluruh persiapan telah dilakukan sejak jauh hari agar pelaksanaan asesmen berjalan sesuai ketentuan. Panitia memastikan kesiapan administrasi, jadwal, serta pengawasan di setiap ruang ujian, “Kami memastikan seluruh prosedur pelaksanaan ujian berjalan sesuai aturan, mulai dari penjadwalan, pengawasan ruang ujian, hingga pengelolaan administrasi. Seluruh siswa dapat mengikuti asesmen dengan baik,” jelasnya.
Salah satu peserta ujian, Jihan Hayfa Mecca dari kelas IX-H, mengaku telah mempersiapkan diri dengan belajar secara rutin serta mengikuti bimbingan dari guru, “ASAT menjadi momen penting bagi kami sebagai siswa kelas IX. Kami berusaha belajar dengan sungguh-sungguh agar bisa mendapatkan hasil yang baik,” ungkapnya.
Selama pelaksanaan asesmen, suasana madrasah terlihat kondusif dengan pengawasan dari guru di setiap ruang ujian. Peserta didik mengikuti ujian dengan tertib sesuai jadwal yang telah ditentukan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan pelaksanaan asesmen berjalan sesuai prosedur dan menjaga kejujuran selama ujian.
Melalui pelaksanaan ASAT, Kementerian Agama terus mendorong peningkatan mutu pendidikan di madrasah melalui evaluasi yang terukur dan terarah. Hasil asesmen diharapkan dapat menjadi dasar bagi madrasah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran serta menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi akademik, karakter disiplin, dan pemahaman keagamaan yang baik.