Jakarta (Humas MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif) — MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta menggelar doa bersama bagi siswa kelas IX yang akan mengikuti seleksi masuk Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC), Madrasah Aliyah Negeri Program Keagamaan (MAN PK), dan Madrasah Aliyah Negeri Plus Unggulan Negeri (MANPUN). Kegiatan dipandu oleh Abdul Wahab dan diikuti siswa, guru, serta tenaga kependidikan.
Doa bersama dilaksanakan sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran dan hasil terbaik dalam proses seleksi. Selain pembacaan doa, kegiatan diisi tausiyah singkat tentang pentingnya usaha, tawakal, dan menjaga adab dalam menuntut ilmu.
Dalam tausiyahnya, Abdul Wahab menyampaikan bahwa keberhasilan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik, tetapi juga kesiapan mental dan spiritual. “Ikhtiar lahir harus diiringi dengan ikhtiar batin. Doa adalah senjata orang beriman, dan Allah akan memberi jalan terbaik bagi hamba-Nya yang bersungguh-sungguh,” tuturnya.
Kepala MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta, Faizah, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembinaan karakter peserta didik. Ia menjelaskan bahwa madrasah memberikan pendampingan akademik melalui bimbingan belajar, try out, serta penguatan motivasi bagi siswa kelas IX. “Kami ingin siswa tidak hanya siap secara akademik, tetapi juga memiliki ketenangan hati, kepercayaan diri, dan akhlak yang baik dalam menghadapi seleksi MAN IC, MAN PK, dan MANPUN,” ujarnya.
Salah satu siswa peserta seleksi mengaku merasa lebih tenang setelah mengikuti doa bersama. “Kami merasa lebih tenang dan termotivasi setelah doa bersama. Semoga kami bisa memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama madrasah,” ungkapnya.
Melalui kegiatan tersebut, MTsN 41 Al Azhar Asy Syarif Jakarta memperkuat pembinaan akademik dan spiritual siswa sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu pendidikan madrasah di bawah naungan Kementerian Agama Provinsi DKI Jakarta.