Berita

MTsN 19 Jakarta Laksanakan Pembelajaran Bioteknologi Konvensional Berbasis Praktik

Senin, 26 Januari 2026
Dibaca 18 kali
blog

Ilustrasi bersama guru mata pelajaran dan menunjukkan hasil praktiknya

Jakarta (Humas MTsN 19 Jakarta Selatan) — Bioteknologi konvensional merupakan salah satu cabang ilmu biologi yang memanfaatkan mikroorganisme seperti bakteri dan jamur, serta proses biologis alami berupa fermentasi, untuk menghasilkan produk yang bermanfaat bagi kehidupan manusia.

 


Berbeda dengan bioteknologi modern, bioteknologi konvensional tidak melibatkan rekayasa genetika. Proses yang digunakan masih bersifat tradisional dan sederhana, namun memiliki peran penting dalam kehidupan sehari-hari masyarakat sejak zaman dahulu.

 


Beberapa contoh penerapan bioteknologi konvensional yang dekat dengan kehidupan sehari-hari antara lain pembuatan tempe, tape, kecap, yoghurt, dan roti. Produk-produk tersebut dihasilkan melalui proses fermentasi dengan memanfaatkan organisme hidup secara utuh.

 


Sebagai bagian dari pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), MTsN 19 Jakarta Selatan melaksanakan kegiatan pembelajaran bioteknologi konvensional yang bertujuan untuk memberikan pemahaman secara langsung kepada peserta didik mengenai konsep dan penerapannya dalam kehidupan nyata.

 


Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal (12/01/2026) hingga (20/01/2026)  dengan jadwal yang disesuaikan pada masing-masing kelompok. Melalui kegiatan ini, peserta didik tidak hanya mempelajari teori, tetapi juga mengamati dan memahami proses bioteknologi secara kontekstual.

 


Dalam pelaksanaannya, peserta didik dibimbing oleh Tri Lestari Pudjiastuti selaku guru mata pelajaran yang berperan aktif dalam mengarahkan, membimbing, serta memberikan penjelasan terkait konsep bioteknologi konvensional.

 


Kepala MTsN 19 Jakarta Selatan, Vera Kusmayanti, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan pembelajaran ini. Beliau menyampaikan bahwa pembelajaran berbasis praktik sangat penting untuk meningkatkan pemahaman, keterampilan, serta minat belajar peserta didik.

 


Melalui kegiatan pembelajaran bioteknologi konvensional ini, agar peserta didik mampu memahami peran ilmu pengetahuan dalam kehidupan sehari-hari, menumbuhkan sikap ilmiah, serta menghargai kearifan lokal yang telah berkembang secara turun-temurun di masyarakat. (IF)

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor