Berita

MAN 21 Jakarta Raih Juara I Inovasi Robotik di OTN 2025

Senin, 17 November 2025
Dibaca 328 kali
blog

Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — MAN 21 Jakarta meraih juara I kategori Kreativitas Terbaik Rancang Bangun Inovasi Teknologi Terapan pada Olimpiade TIK dan Informatika Nasional (OTN) 2025 yang diselenggarakan di ICE BSD Serpong Tangerang Banten, Ahad (16/11/2025). Prestasi ini menunjukkan bahwa madrasah mampu menghasilkan inovasi teknologi yang berdampak positif bagi masyarakat.

 

Ajang bergengsi tingkat nasional ini diikuti berbagai sekolah dari seluruh Indonesia. MAN 21 Jakarta menampilkan karya robotik inovatif bernama "Safe Journey Pro", sebuah helm futuristik dengan empat fitur pintar yang meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengendara motor. Tim robotik yang terdiri dari Abiyyu Tulus M, Hafidz Al-Bukhori, M. Ikram Hamzah, Izzat Yusuf, dan Rafi Putra Ramdhan menyiapkan karya ini melalui latihan rutin setiap Jumat di laboratorium madrasah.

 

Pembina robotik, Asep Gunawan Yudhistira, menjelaskan keunggulan helm tersebut. “Fitur anti kantuk mencegah pengendara mengalami microsleep dengan sensor detak jantung yang otomatis menyalakan buzzer sebagai peringatan. Wiper kaca otomatis menjaga pandangan saat hujan, anti pencuri menggunakan saklar magnet dan buzzer yang hanya bisa dimatikan lewat saklar tersembunyi, dan voice call assistant memungkinkan panggilan telepon melalui perintah suara,” ujarnya. Asep menambahkan bahwa tim masih akan meningkatkan kemampuan pemrograman mikrokontroler dan sistem IoT agar produk lebih modern dan efisien.

 

Kepala MAN 21 Jakarta, Teguh Priyanto, menyampaikan apresiasi atas prestasi tim robotik. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti bahwa madrasah tidak kalah dalam bidang teknologi. “Kami sangat bangga dengan kreativitas dan kerja keras anak-anak. Karya Safe Journey Pro bukan hanya inovatif, tapi juga bermanfaat bagi masyarakat,” kata Teguh. Ia berharap tim robotik terus mengasah kreativitas di bawah bimbingan guru untuk mengharumkan nama madrasah di ajang nasional maupun internasional.

 

Prestasi ini sekaligus memperkuat program pengembangan sains dan teknologi di madrasah, menunjukkan bahwa pendidikan di lingkungan Kementerian Agama mampu menghasilkan peserta didik kreatif dan inovatif yang siap memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

  • Tags:  

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor