Berita
Minyak Jelantah

MAN 10 Jakarta Barat Kumpulkan Minyak Jelantah, Edukasi Pengelolaan Limbah Ramah Lingkungan

Rabu, 11 Maret 2026
Dibaca 241 kali
blog

Dari Jelantah menjadi Manfaat

Jakarta (Humas MAN 10 Jakarta) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 10 Jakarta Barat menggelar kegiatan pengumpulan minyak jelantah selama bulan suci Ramadan 1447 H dengan melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan. Program tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari edukasi pengelolaan limbah rumah tangga sekaligus upaya menumbuhkan kepedulian lingkungan di lingkungan madrasah.

 

Kegiatan dilakukan dengan mengajak seluruh warga madrasah membawa minyak goreng bekas dari rumah masing-masing untuk dikumpulkan di madrasah. Minyak jelantah yang terkumpul selanjutnya disalurkan kepada pihak pengelola untuk diolah menjadi produk yang lebih bermanfaat, seperti bahan bakar alternatif dan produk daur ulang lainnya.

 

Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari pembinaan karakter peserta didik yang tidak hanya berfokus pada pembelajaran di kelas, tetapi juga pada kepedulian terhadap lingkungan. Melalui kegiatan tersebut, madrasah di bawah Kementerian Agama terus mendorong penerapan perilaku hidup bersih dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kepala MAN 10 Jakarta Barat, Rahmi Indriani, menyampaikan bahwa kegiatan pengumpulan minyak jelantah menjadi sarana edukasi bagi siswa agar memahami dampak limbah rumah tangga terhadap lingkungan. Ia menjelaskan bahwa pengelolaan limbah yang benar merupakan bagian dari tanggung jawab bersama, “Kegiatan pengumpulan minyak jelantah ini merupakan langkah sederhana namun memiliki manfaat besar bagi lingkungan. Kami ingin menanamkan nilai kepedulian dan tanggung jawab kepada siswa agar tidak membuang limbah sembarangan,” ujar Rahmi Indriani.

 

Menurutnya, program tersebut juga sejalan dengan upaya Kementerian Agama dalam membangun budaya madrasah yang peduli lingkungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia menambahkan bahwa kegiatan Ramadan tidak hanya diisi dengan ibadah, tetapi juga dengan aktivitas sosial yang berdampak positif.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan baik yang terus dilakukan, sehingga madrasah dapat berkontribusi dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan contoh kepada masyarakat,” tambahnya.

 

Salah satu peserta didik kelas X, Faizah, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman baru dalam memahami pengelolaan limbah rumah tangga. Ia mengatakan bahwa sebelumnya belum mengetahui bahwa minyak jelantah dapat dimanfaatkan kembali, “Saya baru tahu bahwa minyak bekas bisa dikumpulkan dan diolah menjadi sesuatu yang bermanfaat. Kegiatan ini membuat saya lebih berhati-hati untuk tidak membuang minyak sembarangan,” ungkap Faizah.

 

Minyak jelantah yang terkumpul selama program berlangsung akan diserahkan kepada pihak pengelola yang bekerja sama dengan madrasah untuk didaur ulang. Pengolahan tersebut diharapkan dapat mengurangi pencemaran lingkungan serta memberikan nilai ekonomi dari limbah yang sebelumnya tidak dimanfaatkan.

 

Melalui kegiatan pengumpulan minyak jelantah ini, Kementerian Agama melalui MAN 10 Jakarta Barat terus mendorong penguatan pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, serta partisipasi warga madrasah dalam kegiatan yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan sekitar.

Terkait

Menu Aksesibilitas

Mode Suara

Ukuran Teks

Monokrom

Tandai Tautan

Tebalkan Huruf

Perbesar Kursor