Jakarta (Humas Kankemenag Jakarta Utara) — Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Jakarta Utara yang diwakili oleh Kepala Seksi PAIS, Amir Mahmud menghadiri acara Pelantikan dan Rapat Kerja Pengurus Cabang (PC) Muslimat NU Kota Jakarta Utara masa khidmat 2025-2030 di Balai Yos Sudarso Kantor Walikota Jakarta Utara pada Sabtu, (27/6/2026).
Kehadiran Kementerian Agama menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap eksistensi organisasi keagamaan di lingkungan Kankemenag. Mengusung tema "Merawat Tradisi, Menguatkan Kemandirian, dan Meneguhkan Peradaban", seolah mencerminkan komitmen kuat Muslimat NU untuk terus menjaga nilai-nilai luhur keislaman di tengah modernisasi.
Seluruh pengurus baru yang dilantik menyatakan kesiapannya untuk menjalankan roda organisasi demi kemajuan umat. Momen pelantikan ini terasa istimewa karena bertepatan dengan momentum Hari Lahir (Harlah) Muslimat NU ke-80. Melalui usia yang matang ini, Muslimat NU bertekad untuk berdaya, mengabdi untuk umat dan Bangsa.
Di tempat terpisah, Mawardi mengapresiasi dan memberikan selamat kepada jajaran pengurus Pimpinan Cabang (PC) Muslimat NU Jakarta Utara yang baru dilantik. Kata Mawardi, posisi Muslimat NU sebagai mitra utama Kemenag, terutama dalam program pembinaan keluarga sakinah, bimbingan produk halal, dan penyuluhan keagamaan.
"Kami mengajak para ibu menjadi benteng utama dalam membentengi generasi muda urban dari dampak negatif media sosial, dan merawat nilai-nilai Islam Ahlussunnah Waljama'ah," ujar Mawardi.
"Selamat berkhidmat, selamat menjalankan rapat kerja, dan selamat mengabdi untuk umat dan bangsa," tambah Mawardi.
Di momentum ini sekaligus diadakan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah. Dan sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata, panitia menyelenggarakan santunan kepada 100 anak yatim dan kaum dhuafa yang membutuhkan.
Ketua Panitia, Yulia Rahmawati, dalam laporannya menyampaikan laporan pertanggungjawaban dan apresiasi tinggi atas terselenggaranya acara. "Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan finansial maupun moral dalam acara ini," kata Yulia.
Sementara itu, Ketua PC Muslimat NU Jakarta Utara terpilih Khulwatun Syafiah, menyatakan bahwa Muslimat NU memiliki kekompakan dan tradisi kuat yang mampu menyatukan elemen umat. "Tradisi inilah yang nantinya menguatkan kemandirian organisasi untuk meneguhkan peradaban bangsa," pungkasnya.